PT DI Kembangkan Industri Pesawat Gandeng Kampus

5
PT DI
Fajri Achmad NF / Jabar Ekspres
KERJA BARENG: Rektor Universitas Indonesia (UI) Muhammad Anis (kiri) didampingi Tenaga Ahli Bidang Pengembangan Pesawat Terbang PT Drgantara Indonesia Andi Alisjahbana saat kunjungan melihat pewasat N219 di PT DI, Kota Bandung, Selasa (5/9). Kunjungan tersebut sebagai langkah awal untuk menjajaki kerja sama strategis PT DI dan UI, guna penguatan dan pengembangan industri dirgantara Indonesia dan industri pertahanan strategis nasional pada umumnya.

jabarekspres.com, BANDUNG – PT Dirgantara Indonesia (DI) menjalin sinergitas dengan Universitas Indonesia (UI) untuk riset dan pengembangan industri pesawat terbang Indonesia. Jajaran Rektor dan direksi PT DI melakukan pertemuan sejak Senin dan berakahir kemarin (5/9), untuk menguatkan kerjasama tersebut.

Rektor UI Prof. M. Anis mengatakan, UI dengan fakultas multi disiplin ilmu yakin sinergitas antara UI dengan PT DI sebagai komponen penting dalam mewujudkan integrasi wilayah NKRI.

”Pendidikan tinggi, ilmu pengetahuan dan teknologi adalah faktor strategis dalam pembangunan untuk menciptakan daya saing dan kesejahteraan bangsa,” ujarnya di kantor PT DI kemarin (5/9).

Untuk itu tambahnya, UI sebagai pendidikan tinggi memiliki komitmen penuh untuk meningkatkan daya saing bangsa dan mencari solusi atas masalah dan tantangan yang dihadapi masyarakat, termasuk industri dirgantara.

Selain jajaran UI, pertemuan ini juga dihadiri oleh Kejati Jabar, Kejaksaan Agung RI serta pejabat Kemenlu RI.

Sementara itu Direktur Utama PT DI Elfien Guntoro mengatakan, SDM yang andal sangat dibutuhkan untuk mengembangkan dan memproduksi pesawat terbang. ”Dengan adanya sinergi dan peran dari UI dapat meningkatkan kualitas SDM yang handal dan profesional di PT DI, khususnya sebagai industri pertahanan Indonesia yang mandiri tahun 2045,” ujarnya.

Disisi lain UI sendiri tengah gencar meningkatkan penelitian serta pengembangan teknologi, salah satunya bidang alutsista dengan ikut mengembangkan Kapal Makara 05 dan 06 yang merupakan drone bawah laut dan permukaan laut karya mahasiswanya. ”Kami berharap akan ada penguatan industri pertahanan dan pengelolaan SDM yang andal dimasa mendatang,” tutur Elfien.(jo/ign)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here