Proyek Purabaya-Saguling Mangkrak

Dewan Minta Kepastian

3

jabarekspres.com, NGAMPRAH – Adanya proyek pembangunan jalan Purabaya-Jati-Saguling yang sudah mangkrak selama dua tahun anggaran membuat kalangan DPRD Kabupaten Bandung Barat merasa kesal dengan kondisi ini

Komisi III DPRD KBB Tatang Gunawan mengatakan, pihaknya memberikan batas waktu hingga bulan Agustus 2017, untuk menyelesaikan proyek tersebut. Bahkan, ia meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) agar cepat diselesaikan.

“Beberapa waktu lalu Komisi III sudah melakukan rapat kerja dengan PUPR membahas terkait kelanjutan proyek Saguling ini,”jelas Tatang ketika ditemui kemarin (7/6)

Menurutnya, Dalam rapat tersebut, PUPR menyanggupi penyelesaian proyek Saguling dapat dituntaskan di bulan Agustus dengan menggunakan anggaran yang tersedia sekitar Rp4 miliar. Terlebih, pihaknya meminta jaminan agar Anggaran yang tersisa ini harus diserap dengan baik.

Selain itu, pada april ini proses lelang untuk pembangunan jalan Saguling sudah muncul pemenangnya dengan memilih rekanan yang profesional dan memiliki modal.

Sehingga pengerjaan dapat dilakukan di bulan Mei sebelum masuk bulan Ramadan dan Lebaran.

“Jangan sampai lelang itu dilakukan di akhir-akhir. Imbasnya pengerjaan dilakukan di akhir juga, waktunya sangat sempit,” paparnya.

Apalagi, kata Tatang, dalam pengerjaan jalan Saguling di tahun ini, pihak dari Kota Baru Parahyangan ikut membantu pengerjaan jalan sekitar 5 kilometer.

Bantuan ini akan mempercepat perbaikan jalan untuk akses dari jembatan Cireundeu yang menghubungkan di perbatasan Desa Jayamekar Kecamatan Padalarang dan Desa Bojonghaleuang Kecamatan Saguling.

“Kita bersyukur dari Kotbar ikut membantu perbaikan jalan, sehingga tahun ini bisa selesai,” kata Tatang tanpa mengetahui nilai bantuan dari Kotbar tersebut.

Tatang memastikan, Komisi III DPRD Kabupaten Bandung Barat akan terus memantau seluruh proyek pengerjaan jalan yang dilakukan PUPR tahun ini. Hal itu dilakukan agar tidak ada lagi proyek-proyek mangkrak.

“Kami akan memantau proyek jalan di tahun ini. Salah satunya soal Saguling. PUPR harus lebih serius dan bekerja profesional,” tegasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bandung Barat, Anugrah menyebutkan, tahun ini ada 100 paket pembangunan serta perbaikan jalan dan drainase yang akan dikerjakan oleh PUPR Kabupaten Bandung Barat.

100 paket tersebut akan dikerjakan di 4 titik meliputi wilayah utara di antaranya jalur Maribaya-Patrol sepanjang 7 kilometer, wilayah tengah Purabaya-Jati-Saguling yang tersisa 5 kilometer, wilayah barat Cipeundeuy-Cipatat sepanjang 7 kilometer.

“Untuk wilayah selatan juga kita memiliki sejumlah paket perbaikan jalan. Tapi, kebanyakan sudah dibantu dari CSR proyek Cisokan,” katanya.

Menurut Anugrah, pembangunan serta perbaikan jalan ini harus dituntaskan di tahun ini. Karena tahun ini merupakan akhir dimana masa kepemimpinan Bupati Bandung Barat Abubakar selama satu tahun anggaran. Sementara, tahun depan Bupati akan habis masa jabatan pada Juli 2018.

“Sesuai perintah pak bupati, jalan-jalan ini harus dituntaskan bagi kenyamanan masyarakat. Kabupaten Bandung Barat memiliki panjang jalan hingga 500 kilometer lebih, 80 % di antaranya sudah selesai diperbaiki dan sisanya tinggal 20 % lagi. Termasuk kami akan selesaikan perbaikan jalan Saguling,” pungkasnya. (drx/yan)

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here