PPP Mulai Bangkit Satukan Tekad

jabarekspres.com, CIMAHI –  Partai Pesatuan Pembangunan (PPP) menginginkan seluruh kader partai untuk kembali bersatu dalam bingkai ukhuwah  untuk bersama-sama mermperjuangkan pergerakan melalui bidang politik di Indonesia

Ketua umum DPP PPP, Romahurmuziy mengatakan, setelah Mahkamah Agung memberikan surat keputusan peninjauan kembali atas gugatan yang dilakukan oleh Djan Faridz maka putusan kasasi yang memenangkan Djan Faridz pada 2015 dibatalkan

“Jadi kita sudah akhiri seluruh dualisme untuk kepemimpinan PPP diseluruh tingkatan,” Romahurmuziy usai menghadiri safari ramadhan dan pelantikan ketua dan pengurus DPC PPP Kota Cimahi, di Pondok Pesantren Cibeureum, Jalan Kebon Kopi, Kota Cimahi, kemarin (19/6).

Menurutnya, dengan putusan tersebut, maka Djan Faridz sudah tidak berhak lagi untuk mengatas namakan dirinya sebagai ketua umum. Sebab, Djan Faridz juga tidak boleh lagi membawa atribut partai sebagai ketua umum dan hanya diperbolehkan sebagai anggota PPP saja.

Kendati begitu, pihaknya tetap mengajak saudara Djan Faridz untuk sama-sama bergabung membesarkan PPP dan mengakhiri semua energi konflik dan dirubah menjadi energi untuk membesarkan partai

Romahurmuziy berharap akan mengakhiri seluruh hiruk pikuk yang ada di PPP. Bahkan, dia meminta maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia atas terjadinya kisruh yang dialami PPP

“Semoga dengan ada nya putusan ini PPP akan menjadi kuat kembali,” katanya.

Romahurmuziy mengaku untuk sekarang ini yang menjadi  pekerjaan rumah bagi PPP adalah konsolidasi partai untuk pemenngan pemilu 2019 mendatang.

“Kami mulai melakukan safari ramadhan khusus di Jawa Barat. Memang niat PPP untuk menjadi 3 besar mau tidak mau harus memenangkan PPP di jabar,” akunya.

Di Jawa Barat khususnya, PPP memberikan perhatian penuh untuk mengembalikan kepada basis-basis PPP di masa-masa sekarang.

Sementara itu ditempat yang sama, Ketua DPC PPP Kota Cimahi, Agus solihin, mengatakan, bahwa PPP sudah inkrah dan sudah tidak adalagi dualisme kepemimpinan sehingga semua konflik yang pernah dialami selesai sudah.

“Sekarang sudah tidak ada lagi kubu-kubuan. Semuanya sudah dibawah ketua umum Ir. Haji Muhammad Romahurmuziy,” katanya.

Khusus untuk PPP di Kota Cimahi, Agus menyebutkan, setelah dirinya terpilih menjadi ketu DPC PPP Kota Cimahi, maka hal yang rasional untuk mulai dikerjakan adalah dengan melakukan konsolidasi-konsolidasi.

“Kita tinggal musyawarah di tingkat ranting kelurahan. Mungkin bulan-bulan ini juga sudah selesai,” pungkasnya.(zis/yan)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here