PLN UIP JBT I Tandatangani Nota Kesepahaman dengan Indramayu

3
PLN
ELEKTRIFIKASI: General Manager Unit Pembangkit Jawa Bagian Tengah 1 A Dayanto Ariyadi berfoto bersama Bupati Indramayu Hj Anna Sopana di Aula Pemkab Indramayu, kemarin (11/9).

jabarekspres.com, Indramayu – PT PLN (Persero) bersama Pemerintah Kabupaten Indramayu menandatangani nota kesepahaman di Aula Pendopo Kabupaten Indramayu, kemarin (11/9). Kesepahaman tersebut menjadi acuan implementasi kontribusi dan kepedulian PLN di lingkungan sekitar proyek PLTU Indramayu 2 x 1000 MW.

Untuk diketahui, PLTU Indramayu 2 x 1000 MW berlokasi di Kecamatan Patrol dan Kecamatan Sukra, Kabupaten Indramayu merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional yang menjadi bagian dari program 35.000 MW pemerintah. Dan merupakan salah satu upaya PLN dalam memenuhi kebutuhan daya dalam sistem Jawa Bali, khususnya untuk daerah Kabupaten Indramayu dan sekitarnya.

Berposisi tepat berada di sebelah PLTU Indramayu 1 dengan kapasitas 3 x 330 MW, Pembangunan PLTU Indramayu 2 ini mendapatkan sokongan dana yang berasal dari pinjaman Japan International Cooperation Agency (JICA).

General Manager PLN UIP JBT I,  A Daryanto Ariyadi mengatakan, pengadaan tanah sudah selesai di akhir 2016 dan awal 2017. ”Sama halnya dengan berbagai persyaratan dari pemberi pinjaman juga sudah dan sedang kami penuhi yang tertuang dalam dokumen Land Acquisition Plan (LAP) dan hasil Focus Group Discussion (FGD), di mana PLN berkomitmen untuk berkontribusi kepada seluruh masyarakat Indramayu,” papar A Daryanto Ariyadi, kemarin (11/9).

Dia mengatakan, Nota Kesepakatan yang maksud dan tujuannya adalah sebagai pedoman bagi PLN dan juga Pemkab Indramayu dalam penyelenggaraan program-program dukungan terkait kegiatan pembangunan proyek PLTU Indramayu 2 X 1000 MW.

”Keberadaan PLTU Indramayu sendiri diharapkan dapat memberikan dampak sebesar-besarnya bagi warga Indramayu dan sekitarnya. Dan PLN sangat berterima kasih atas seluruh dukungan dari semua pihak baik Pemprov Jabar, Pemkab Indramayu, serta pihak terkait lainnya. Sehingga pelaksanaan proyek PLTU ini dapat berjalan lancar dan selesai sesuai target pada tahun 2021,” imbuh Daryanto.

Dia memerinci, ruang lingkup dalam nota kesepakatan itu meliputi, penanganan dampak lingkungan atas kegiatan Pembangunan PLTU Indramayu 2 x 1000 MW, pemanfaatan tenaga kerja lokal dan atau tenaga kerja berasal dari Kabupaten Indramayu, sesuai dengan tingkat keahlian (skill) calon tenaga kerja dengan tetap memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Kemudian, dukungan untuk pemulihan mata pencaharian dan standar hidup kepada Warga Terdampak Proyek (WTP), pemberdayaan masyarakat melalui program Coorporate Social Responsibility (CSR).

”Beberapa program sudah dilaksanakan seperti bantuan mobil siaga di setiap desa (Sumur Adem, Mekarsari, dan Patrol Baru), kemudian bantuan pelatihan keterampilan Welder (pengelasan), hingga bantuan renovasi puskesmas,” tuturnya.

Sementara itu, Bupati Indramayu  Hj Anna Sophana mengatakan, sebagai bagian dari proyek strategis nasional, Pemkab Indramayu sangat mendukung rencana pembangunan PLTU Indramayu 2 x 1000 MW. Menurut dia, pemerintah daerah berupaya meminimalisir berbagai dampak yang muncul baik dari segi sosial maupun lingkungan.

”Nota Kesepakatan merupakan komitmen moral bersama antara PT PLN (Persero) UIP JBT I dengan Pemkab Indramayu dalam meminimalisir permasalahan yang ada terkait dengan persiapan dan pelaksanaan dan pembangunan PLTU Indramayu 2 x 1000 MW,” tutur Anna.

”Dengan adanya Nota Kesepatakan ini diharapkan masyarakat percaya akan dampak positif proyek dan keberadaan proyek dapat menyerap tenaga kerja yang berada di Kabupaten Indramayu,” sambungnya.

Anna Sophana menyampaikan terima kasih kepada PLN UIP JBT I atas komitmennya secara intensif melakukan koordinasi dengan SKPD terkait di lingkungan pemerintah daerah serta upaya meminimalisir segala kemungkinan dampak yang muncul dalam rangka pembangunan PLTU Indramayu 2 x 1000 MW. Selain itu diharapkan pemerintah daerah dan PLN agar berhati – hati dalam upaya pelaksanaan program pembangunan PLTU Indramayu 2 x 1000 MW serta dapat menjaga suasana kondusif yang sudah ada di Kabupaten Indramayu dan sekitarnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here