Petani Lembang dapat Penghargaan dari FAO

39
Petani Lembang dapat Penghargaan dari FAO
SAMPAIKAN APRESIASI: Bupati Abubakar berikan penghargaan kepada relawan TIK yang telah memberikan pelatihan Online kepada UMKM.

jabarekspres.com, NGAMPRAH – Seorang petani muda bernama Ulus Pirmawan warga Kampung Gadok, RT01/01, Desa Suntenjaya, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) berhasil mendapat penghargaan prestisius tingkat Internasional dari Food and Agriculture Organization (FAO) of The United Nations di Bangkok, Thailand.

Ketua Gapoktan Wargi Panggupay ini menjadi satu-satunya petani pria dari total lima penerima penghargaan yang diberikan langsung oleh Assistant Director-General FAO Regional Representative for Asia and The Pacific, Kundhavi Kadiresan.

Dia terpilih dari sekian ribu kandidat petani dari seluruh dunia yang dianggap sukses dalam mengembangkan sektor pertanian di negaranya masing-masing.

Pria kelahiran Bandung Barat 16 Februari 1974 ini berhasil mendapatkan penghargaan sebagai petani yang sukses melakukan inovasi produksi sayuran. Termasuk untuk kategori menjaga stabilitas pangan, budidaya ramah lingkungan, dan memotong mata rantai distribusi pasar.

“Penghargaan ini sangat membanggakan dan menjadi penyemangat saya untuk menjadi lebih baik lagi,” kata Ulus, kemarin (18/10)

Menurutnya, awalnya sama sekali tidak menyangka mendapatkan penghargaan ini bersama perwakilan dari negara Afghanistan, Jepang, Nepal dan Thailand. Apalagi, seleksinya sangat ketat sebelum akhirnya didapuk untuk mendapatkan penghargaan. Seleksi itu mencakup biodata, track record, sertifikat, pelatihan, termasuk sertifikat izin ekspor dari pemerintah Singapura.

“Mudah-mudahan harapan ke depan hasil pertanian di Lembang ini terus berkembang dan semakin maju,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan (Distanbunhut) Kabupaten Bandung Barat Ida Nurhamida sebelumnya menyatakan, pemerintah daerah berkomitmen untuk terus memajukan para petani.

Berbagai bantuan terus diberikan setiap tahun kepada petani melalui kelompok tani yang sudah terdata.

“Kami terus mendorong agar petani di KBB semakin maju dan berkembang. Kami juga terus memberikan bantuan bahkan memberikan arahan soal kemajuan teknologi di dunia pertanian,” pungkasnya. (drx/yan)

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here