Perbedaan Jangan Lunturkan Wawasan Kebangsaan

0

jabarekspres.com, BANDUNG – Adanya gesekan-gesekan yang kerap terjadi dalam Pesta Demokrasi di Indonesia seharusnya tidak perlu terjadi kalau saja masyarakat mengerti dan memahami makna dari wawasan kebangsaan.

Agung Budi Santosa   Anggota DPR RI Komisi V
Agung Budi Santosa
Anggota DPR RI Komisi V

Anggota DPR RI Komisi V Agung Budi Santosa mengatakan, Untuk meminimilisir terjadinya gesekan yang berujung pada perpecahaan, masyarakat harus betul betul memahami dan mengamalkan Pancasila dalam sendi-sendi kehidupan. Sehingga, akan muncul rasa saling menghormati dan menghargai, toleransi dalam setiap perbedaan.

“Bangsa ini harus kembali ke Pancasila, karena itu merupakan inti agar bangsa ini kuat, bersatu dan disegani bangsa lain,”jelas Agung ketika ditemui disela-sela acara wawasan kebangsaan di Jalan Cikutra Baru belum lama ini (20/4)

Agung menilai, bangsa ini harus kembali kepada jati diri yaitu Pancasila. Sebab, Pancasila lahir sebagai intisari dari berbangsa dan bernegara yang dibingkai dalam persatuan dan kesatuan.

Hal ini, harus bisa menjadikan perbedaan sebagai perekat bukan perpecahan.

Agung memaparkan, dalam konteks politik dukung mendukung merupakan hak setiap orang atau lembaga politi. Bahkan, mendukung salah satu pasangan ketika alasan karena progam dan visinya bagus baginya sah-sah saja,

“jika memang berbeda pilihan silahkan tapi jangan dijadikan perpecahan itulah demokrasi,” ujarnya.

Agung menjelaskan, masyarakat Indonesia harus mempunyai kedewasaan demokrasi.Sehingga, akan membawa kemanfaatan, karena siapapun yang menang dalam sebuat Pemilu tentunya memiliki cita-cita yang sangat bagus yaitu membangun daerah yang dipimpinnya.

“Dalam hal ini Jawabarat, Jawabarat dalam sejarahnya tidak mempunyai dinamika yang menjurus kepada perpecahan, seperti Kota Cimahi yang berjalan cukup bagus,” tuturnya.

Agung mengingatkan, apabila bangsa ini terpecah belah, kemungkinan datangnya pihak-pihak asing akan dengan mudah untuk ikut campur dalam urusan dalam negeri di Indonesia.

“Jadi harus menyadari Bangsa kita merupakan Bangsa yang disegani.,”ucap dia

Untuk itu, peranan empat pilar menjadi penting untuk diingatkan kepada masyarakat sehingga berdampak kepada kebersatuan Bangsa. Sebab, salah satu contohnya budaya harus selalu diajarkan kepada anak-anak untuk memahami keaneka ragaman budaya indonesia.

“Jangan sampai nantinya anak dan cucu kita mesti belajar budaya bangsanya sendiri kepada orang asing karena lunturnya budaya kita,” pungkas Agung yang memiliki Dapil Bandung-Cimahi ini (yan)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here