Penjelasan CEO Dortmund Terkait Ledakan di Dekat Bus Pemain

0
bus-dortmund
(ESPN) Kondisi bus tim Dortmund usai terjadinya ledakan

jabarekspres.com – Insiden mengerikan terjadi jelang laga Borussia Dortmund vs AS Monaco, Rabu (12/4) dini hari WIB. Tiga ledakan yang belum diketahui berjenis bom atau dari sumber lain terjadi di dekat Bus tim Dortmund yang tengah bersiap berangkat dari hotel ke Stadion Signal Iduna Park.

CEO Dortmund, Hans-Joachim Watzke
CEO Dortmund, Hans-Joachim Watzke

Dalam insiden itu, defender Marc Bartra mengalami luka pada lengannya terkena serpihan kaca bus. Terlihat bagian belakang bus, terutama di bagian kaca, memang mengalami kerusakan.

Terkait kejadian yang bisa dikatakan teror tersebut, CEO Dortmund, Hans-Joachim Watzke, memberikan penjelasan. “Saat tim meninggalkan hotel dan berada di dalam bus, diduga ada tiga bahan peledak yang disembunyikan di pagar tanaman. Saat itu bus tim hendak berangkat menuju stadion. Itu informasi yang saya dengan dari pihak kepolisian dan belum jelas ledakan itu terjadi. Usai insiden, situasi bisa ditangani oleh pihak kepolisian,” jelas Watzke seperti dilansir Bild.

“Ledakan itu ternyata berimbas ke bus tim, bagian belakang rusak, terutama pada kaca. Saya informasikan bahwa satu pemain kami, Marc Bartra, terluka dan telah dibawa ke rumah sakit. Tidak ada yang mengalami hal serius dan kami bersyukur,” imbuhnya.

“Jujur, para pemain terkejut dan panik dengan kejadian itu. Kami memiliki pekerjaan besar untuk menghilangkan rasa trauma para pemain agar kembali fokus ke pertandingan karena kami akan bermain kurang dari 24 jam,” beber Watzke.

Seperti diketahui, UEFA memutuskan menunda laga Dortmund vs Monaco hingga Rabu (12/4) pukul 18.45 CET atau Kamis (13/4) pukul 00.45 WIB.

Watzke menambahkan dukungan dari semua pihak terkait insiden tersebut. Dia pun berharap tim bisa kembali dalam kondisi siap tanding meski dia mengakui insiden itu membuat para pemain shock. Bahkan, Watzke menyebut pelatih Thomas Tuchel sempat tak bisa berkata-kata. (epr/JPG)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here