46

Penilaian Kinerja Rendah, Silahkan Mundur

pns
BERIKAN ARAHAN: Bupati Kabupaten Bandung Dadang M Naser memberikan arahan kepada seluruh jajaran PNS untuk meningkatkan Kinerja dalam memberikan pelayanan pada masyarakat.

jabarekspres.com, SOREANG – Demi meningkatkan kinerja atas pelayanan terhadap masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung melakukan Penilaian Kompetensi dan Kinerja Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama.

Bupati Bandung H. Dadang M Naser, mengatakan, pejabat harus menjalankan tugasnya sebaik mungkin, jika tidak mampu Ia menyarankan agar pejabat tersebut segera mengundurkan diri.

“Dari uji kompetensi ini, saya minta agar pejabat yang tidak siap silahkan mengundurkan diri. Karena jika dibiarkan, kinerjanya akan mengganggu program kerja pembangunan pemerintah,”jelas di Hotel Sutan Raja Soreang belum lama ini

Menurutnya, Saran pengunduran tersebut, tidak saja bagi pejabat yang dinilai. Namun, berlaku untuk seluruh pejabat di Kabupaten Bandung yang tidak mampu menjalankan tugasnya dengan baik.

Evaluasi perlu dilakukan secara bertahap lanjut Dia, jika eselon IV bekerja asal-asalan hanya menggugurkan tanggungjawab saja dan tidak inovatif, maka atasanya harus melakukan pembinaan.

“Pengunduran diri jika tidak siap berlaku untuk semua pejabat, kinerja buruk langsung geser saja,:ucap dia

Apalagi, diera persaingan kompetisi dan p[restasi akan terus terjadi ,Sehingga, harus ada pengembangan kompetensi diri, inovasi dan kreativitas dalam bekerja harus terus dilakukan.

Dadang menilai, saat ini masih ada pejabat yang belum memahami makna kerja sabilulungan dalam pemerintahannya.

Adanya penyakit birokrasi yakni kurangnya koordinasi, kompetensi, daya saing, minimnya standar kerja dan kurangnya kerjasama dalam setiap program pembangunan, menjadi hambatan terwujudnya visi pembangunan.

Dia berharap evaluasi yang dilakukan akan menghasilkan pejabat yang teladan, konsisten, solid dalam bekerja, dan siap mengabdikan diri untuk masyarakat.

“Jargon Sabilulungan bukan hanya basa-basi, tapi harus diimplementasikan betul-betul.Perlu sinergitas dalam bekerja, karena loyalitas bukan hanya ke atas, tapi kesamping dan kebawah,”cetus dia

Dengan begitu, loyal pada pimpinan agar menjalankan tugas dengan baik, sebagai atasan bisa mendorong bawahanya untuk lebih produktif dalam tugasnya, dan memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat.

Untuk manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN) harus menghasilkan Pegawai yang profesional, memiliki nilai dasar, etika profesi, bebas dari intervensi politik, bersih dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme.

Ditempat sama, Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan pelatihan Daerah (BKPPD) Erick Juariara, mengungkapkan, Seseai denga aturan, setiap pejabat yang menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama, harus dilakukan evaluasi kinerja, sekaligus bagi mereka yang menduduki sekurangnya 2 tahun harus melakukan uji kompetensi.

“Berdasarkan hasil uji kompetensi, Pejabat Pimpinan Tinggi dimaksud dapat dipindahkan pada jabatan lain sesuai dengan kompetensi yang dimiliki,”ucap dia

Bahkan, bila tidak mampu juga akan ditempatkan pada jabatan yang lebih rendah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Dia menambahkan, uji kompetensi yang dilakukan selama 3 hari yakni tanggal 8 hinga 10 Mei 2017 tersebut meliputi uji teknis, manajerial, sosiokultural, medical check up dan psikotes.Dengan menghadirkan tim penilai yang kompeten dibidangnya

pungkasnya.

“Jadi ketika hasil uji kompetensi keluar, ini akan dijadikan bahan pertimbangan, dimana pejabat tersebut akan memimpin,” ucap Erick.(gun)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.