Pemudik Kereta Api Meningkat

jabarekspres.com, BANDUNG – Arus mudik yang puncaknya diprediksiterjadi sabtu (24/6), membuat seluruh jalur transportasi padat. salah satunya dengan jalur kereta api dari Bandung tujuan ke Jawa Tengah dan Jawa Timur. Pemudik ini telah menggunakan jasa transportasi masal itu mulai terlihat peningkatannya sejak H-7. Bahkan akan berakhir H-7 lebaran.

Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung, Joni Martinus mengatakan volume penumpang sampai hari ini (kemarin,Red) terus menunjukan peningkatan. Bahkan seluruh jalur dikatakan padat dan meningkat.

“Saya piker untuk pergerakan kereta api ini rupanya memang ada peningkatan yang signifikan. Dilihat dari hasil pemantauan kami jika dibandingkan dengan tahun lalu ada peningkatan 30 persen lebih,” kata Joni kepada wartawan di Bandung Jawa Barat, Selasa (20/6).

Dijelaskan Joni, stasiun yang melayani arus mudik yaitu Stasiun Kiara Condong dan Stasiun Bandung. Namun, para pemudik lebih dominan berangkat ke arah Jawa Tengah dan Jawa Timur menggunakan kereta dari stasiun kereta api Bandung.

“kalau dilihat dari sisi jumlah paling banyak itu ke arah timur, Surabaya, Semarang, Solo dan sekitarnya. Kalau kita lihat jumlah kereta, pasti dari stasiun ini, Bandung. Kalau dari Kiara Condong, yang berangkat cuma tiga kereta saja jadis elebihnya tetap dari Bandung,” katanya.

Untuk arus mudik dengan tujuan arah Barat, kata dia, hanya memberangkatkan dua kereta yaitu kereta api Serayu dan Parahyangan.

“Unutk kea rah barat juga tetap ada, hanya saja untuk kea rah barat ini hanya dua kereta apai saja.Untuk yang ekonomi itu KA Serayu siang dari Kiaracondong sampai Pasar Senen. Selain itu Argo Parahyangan ke Barat semua,” jelasnya.

Pada pelayanan arus mudik kali ini, pihaknya juga menambah ketersediaan tiket yang berlaku untuk tujuan Barat sampai wilayah timur.

Tahun 2016, tiket yang disediakan hanya 235 ribu tiket. Tahun ini, karena ada tambahan menjadi 281,504 tiket. “Ada kenaikan juga dari segi tiket mencapai 20 persen,” katanya.

Sementara itu, untuk alur mudik dengan menggunakan bis dan kendaraan roda emapt, terlihat belum menunjukan peningkatan berarti. Kendaraan pemudik yang melintas di pintu tol Cileunyi dan jalur selatan area masih berangsur normal, Selasa (20/6). Menurut pantauan, di jalur selatan Jabar, sejak pukul 14.00 wib hingga pukul 17.00 wib, jumlah kendaraan yang keluar tol cileunyi, dihitung per dua jam waktunya untuk laporan.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan