Pemkot Jaga Stabilitas Harga Sembako

Instruksikan Dinas Pertanian dan Pangan Siaga Hadapi Ramadan

13
Bandung Menjawab
IPAN SOPIAN/BANDUNG EKSPRES
DISKUSI: Wakil Wali Kota Bandung Oded M. Danial menyampaikan program menjelang Bulan Ramadan di Balai Kota kemarin.

jabarekspres.com, BANDUNG – Pemerintah Kota Bandung menyiapkan program religi di Bulan Ramadan. Wakil Wali Kota Bandung Oded M. Danial mengatakan, pihaknya menyusun rencana kegiatan agar aktivitas Ramadan berjalan dengan baik. Karena di Bulan Ramadan, tidak hanya ibadah yang meningkat, melainkan harga sejumlah bahan pokok pun akan ikut naik.

Maka itu, pemerintah Kota Bandung sudah menginstruksikan Dinas Pertanian dan Pangan agar bersiap menghadapi Bulan Ramadan. Sehingga kebutuhan bahan pokok tetap tersedia dengan harga tidak terlalu tinggi.

”Sudah saya ingatkan kepada Dinas Pertanian agar bersiap. Sehingga warga Bandung bisa fokus dalam beribadahnya tidak terganggu oleh hal-hal yang lainnya,” ujar Oded dalam acara Bandung Menjawab di ruang media Balai Kota Bandung, Jalan Wastukencana, kemarin (4/5).

Selain itu, mengantisipasi Pedagang Kaki Lima (PKL) dadakan atau musiman menjelang Bulan Ramadan, sebagai Ketua Satgasuss PKL Kota Bandung Oded siap memaksimalkan Satpol PP. Dirinya akan mengantisipasi PKL dadakan tersebut. Hal itu demi terciptanya ketertiban dan kenyamanan Kota Bandung.

Oded mengungkapkan, selain karena menganggu ketertiban, dia tidak ingin adanya konflik antar pedagang yang terjadi. Mengingat pedagang resmi akan bersaing dengan pedagang musiman tersebut.

Sementara itu, menyikapi maraknya isu agama yang saat ini, Oded mengatakan, bahwa Indonesia memiliki dasar ideologi Pancasila. Menurut dia, antar umat beragama jangan saling mencampuri urusan dan kepercayaanya.

”Agar dalam hidup rukun beragama, ya jangan saling mengganggu urusan agama. Kan yang bikin masalah ialah saling mencampuri urusan agama. Apalagi mengotak-atik dalam urusan akidah. Dalam Alquran dijelaskan lakum dinukum waliyadiin (agama saya untuk saya, dan agamamu untukmu),” ujarnya.

Lanjut dia, jika setiap orang menjalankan agamanya masing-masing tanpa saling ikut intervensi atau mengusik, dia mengira akan aman. Oleh karena itu, Oded berharap khususnya di Kota Bandung harus siap menerima adanya perbedaan.

Menurut dia urusan keagamaan ini sama dengan pembangunan sosial. Dirinya dengan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil sudah berkomitmen akan menyeimbangkan pembangunan infrastuktur dan sosial. Yaitu pembangunan sumber daya manusianya.

”Saat itu sudah diaplikasikan dengan subuh berjamaah, magrib mengaji dan bayar zakat,” terangnya. (pan/fik)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.