Pemkot Bandung Optimalkan Tiga Sarana Pengaduan & Layanan Gawat Darurat

248
peluncuran Panic Button

jabarekspres.com, BANDUNG – PEMERINTAH Kota Bandung memanfaatkan teknologi digital untuk membuka komunikasi langsung dengan masyarakat. Pelayanan pengaduan diharapkan dapat menampung keluhan, kritik, saran dan  aspirasi masyarakat yang menjadi obyek sekaligus subyek pembangunan.

Diskominfo kota bandungDengan layanan tersebut, masyarakat dapat bebas berekspresi untuk mengeluarkan ide, saran dan pendapat. Sehingga hasilnya tepat sasaran demi terwujudnya Bandung Juara.

Untuk diketahui, Kota Bandung membuka saluran layanan pengaduan maupun penanganan kondisi kegawatdaruratan melalui tiga akses: aplikasi LAPOR!, Panic Button dan layanan Call Center 112.

  1.  LAPOR!

icon-aplikasi-lapor-terhubungLayanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat ( LAPOR!) merupakan aplikasi media sosial pertama di Indonesia yang melibatkan partisipasi publik dan bersifat dua arah. Sehingga dalam aplikasi ini masyarakat dapat berinteraksi dengan pemerintah secara interaktif dengan prinsip mudah dan terpadu untuk pengawasan pembangunan dan pelayanan publik.

Pelaksanaan LAPOR! di Kota Bandung merupakan kerjasama antara Pemerintah Kota Bandung dengan Kantor Staf Presiden (KSP; dulu bernama Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan/UKP4).

LAPOR! Merupakan salah satu terobosan layanan yang dapat menjangkau dan menciptakan suatu bentuk komunikasi dua arah antara pemerintah dan masyarakat secara lebih mudah, cepat dan tepat. Adanya LAPOR masyakat juga dapat mengakses layanan serta bebas untuk mengeluarkan ide, gagasan dengan mudah kapan dan dimana saja dengan mengirim SMS ke 1708, mengakses www.lapor.go.id dan twitter (@DiskominfoBdg dan @PemkotBandung).

LAPOR! di Kota Bandung telah terhubung ke semua dinas/badan/BUMD/BLUD/Setda dan Kecamatan serta Polres yang ada di Kota Bandung.

  • CARA KERJA

Masyarakat umum dapat mengirimkan laporan pada LAPOR! melalui berbagai media yaitu SMS 1708, website www.lapor.go.id dan aplikasi mobile untuk serta Android. Laporan tersebut harus diverifikasi oleh administrator LAPOR! untuk kejelasan dan kelengkapan. Selanjutnya dilimpahkan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) atau kewilayahan (kecamatan) terkait sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya paling lambat dua hari kerja setelah pelaporan dilakukan.

OPD atau kewilayahan (kecamatan) diberikan waktu selama lima hari kerja untuk melakukan koordinasi internal dan perumusan tindak lanjut dari pelaporan yang diberikan oleh masyarakat umum. Apabila sudah ada rumusan tindak lanjut, maka instansi Kementerian/Lembaga dapat menginformasikannya pada halaman tindak lanjut laporan.

Laporan dianggap selesai apabila sudah terdapat tindak lanjut dari instansi Kementerian/Lembaga pada laporan, dan telah berjalan 10 hari kerja setelah tindak lanjut dilakukan tanpa adanya balasan dari pelapor maupun administrator LAPOR! di halaman tindak lanjut.

cara kerja lapor

  • FITUR
  1. Tracking ID LAPOR!. Tracking ID LAPOR! merupakan sebuah kode unik yang secara otomatis melengkapi setiap laporan yang dipublikasikan pada situs LAPOR!. Tracking ID dapat digunakan pengguna untuk melakukan penelusuran atas suatu laporan.
  2. Anonim dan Rahasia. Fitur anonim tersedia bagi pelapor untuk merahasiakan identitasnya, sedangkan fitur rahasia dapat digunakan untuk membatasi akses atas laporan hanya bagi pelapor dan instansi terlapor. Kedua fitur ini dapat digunakan untuk pelaporan isu-isu sensitif dan sangat pribadi.

 

2. X-IGENT PANIC BUTTON

Logo x-igent-panic-button -Guna mengatasi kriminalitas atau kondisi darurat lainnya, pemerintah Kota Bandung membekali warganya dengan aplikasi darurat save our souls (SOS) Panic Button. Jika icon SOS di layar ditekan pada kondisi darurat, aplikasi akan menampilkan peta lokasi TKP (Tempat Kejadian Perkara) di Bandung Command Center.

Kemudian operator melakukan verifikasi data pelapor atau keluarga terdekat. Operator kemudian akan berkoordinasi dengan kepolisian untuk segera menuju TKP dan melakukan tindakan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) kepolisian. Aplikasi Panic Button dapat diunduh secara gratis di Google Playstore untuk smartphone berbasis Android.

Di Bandung Command Center sendiri, aplikasi web Panic Button untuk menerima laporan warga stand by 24 jam setiap harinya. Alarm akan berbunyi dari aplikasi tersebut, apabila ada laporan masuk. Flowchart Tata Cara Penggunaan Panic Button

Screenshot Aplikasi Panic Button Mobile
Screenshot Aplikasi Panic Button Mobile
Screenshot Aplikasi Panic Button Website
Screenshot Aplikasi Panic Button Website
  1. CALL CENTER 112

logo 112 -Di Amerika Serikat, Emergency Call 911 sudah sangat mendunia, sementara Indonesia sendiri baru kali ini akan memiliki emergency call secara nasional. Emergency call versi Indonesia adalah 112.

Dalam peluncurannya di seluruh Indonesia Kementerian Komunikasi dan Informatika menandatangani surat kesepakatan untuk menunjang dan mendukung rencana pemerintah pusat dalam menyukseskan program one emergency call yaitu 112 secara nasional salah satunya dengan Kota Bandung.

Penggunaan nomor emergency call 112 di Kota Bandung melayani dan memproses penanganan kondisi-kondisi kegawatdarutaran yang menimpa masyarakat seperti kriminalitas, kebakaran, pertolongan sarana kesehatan, banjir, dan lain sebagainya.

call center 112

(adv/rie)

Detail Perbandingan (Comparison Detail)

x-igent-panic-button - call 112

 

~ads~

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.