Pemancing Tewas di Pesisir Jatigede

jatigede
EVAKUASI KORBAN: Sejumlah petugas dan warga Desa Wado membantu mengevakuasi pemancing yang tewas di pesisir Waduk Jatigede untuk dibawa ke puskesmas setempat, Sabtu (15/7) lalu.

jabarekspres.com, WADO – Ade Hamdani Faturohman, 40, warga RT 01 RW 02, Dusun Ciomas, Desa Mekarasih, Kecamatan Malangbong, Garut, ditemukan meninggal di pesisir Waduk Jatigede, Blok Buahngariung, Desa/Kecamatan Wado, Sabtu (15/7) sekitar pukul 05.00. Korban ditemukan rekan-rekan mancingnya, dalam keadan terlentang diantara puing-puing bangunan tanpa adanya darah atau luka. “Kami kaget begitu selesai mancing sekitar pukul 05.00. Kami membangunkan Ade, tapi dia sudah kaku,” ujar rekan korban.

Sebelumnya, kata rekan korban, mereka berangkat dari rumahnya hendak mancing pada Jumat (14/7) lalu sekitar pukul 17.00. Awalnya, korban bersama-sama memancing di atas rakit di perairan waduk Blok Buahngariung, Desa Wado. Saat itu tidak ada yang mencurigakan dari kondisi korban. Dan sekitar pukul 23.00, mereka pun beristirahat dan menepi ke pesisir untuk makan bersama. “Memang saat itu kelihatannya biasa-biasa saja. Karena kita juga makan bareng bersama,” ungkapnya. Setelah makan bersama, semua rekan korban kembali memancing. Namun usai makan, korban memilih untuk tidur.

“Sudah makan itu kami melanjutkan mancing di tempat yang tak jauh dari tempat kami makan. Sedangkan Ade katanya mau tidur dulu,” tuturnya. Sekitar pukul 05.00 setelah selesai memancing, korban pun berusaha untuk dibangunkan. Namun beberapa kali dibangunkan, ternyata korban tidak merespon.
Karena curiga, kejadian tersebut dilaporkan ke masyarakat setempat dan meneruskan ke Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Wado.

Tak lama, petugas Satpol PP Wado, Dede Fadilah bersama warga lainnya memastikan kondisi korban dengan membawanya ke Puskesmas. Namun setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata korban telah meninggal.
Kapolsek Wado, Iptu Sudjana membenarkan kejadian tersebut. Upaya yang dilakukan membawa korban ke puskesmas untuk diperiksa tanpa dilakukan autopsi atas permintan keluarga. Untuk sementara pihak kepolisian menyimpulkan kematian korban karena faktor kelelahan. “Dari hasil pemeriksaan disimpulkan bahwa korban kelelahan,” tukasnya. (eri)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here