Pelangi Penyiaran untuk Jabar Harmoni

19
BERI APRESIASI: Ketua KPID Jabar, Dede Fardiah (kanan ke-dua) saat malam penganugraan KPID Jabar Award ke-10 2017.

jabarekspres.com, BANDUNG – Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Barat kembali menggelar KPID Jabar Award 2017 ke-10 dengan tema Pelangi Penyiaran untuk Jawa Barat Harmoni.

Menurut Ketua KPID Jawa Barat, Dedeh Fardiah ajang ini rencananya akan digelar pada Jumat (17/11) mulai pukul 19.00 di Hotel Asrilia Bandung dimeriahkan sejumlah artis kenamaan nasional hingga lokal.

Terkait tema Pelangi Penyiaran untuk Jawa Barat Harmoni, sebut dia hal itu bermaksud agar di antara banyaknya penyiaran baik televisi maupun radio yang mencapai 536. Semuanya berkomitmen untuk mendorong Jawa Barat lebih maju, termaju dan sebagai salah-satu cara membenuk masyarakat yang silih asah, asih, asuh, motekar, binangkit, maju dan berbudaya.

”Juga, berkomitmen saling harmonis, rukun, toleran, arif dan tenang serta sejahtera,” tutur Dedeh Fardiah ketua KPID Jawa Barat usai konferensi pers persiapan Penyelenggaraan KPID Jawa Barat Award 2017, di Aula KPID Jabar, kemarin (14/11).

Untuk penghargaan sendiri lanjut Dedeh, akan diberikan ke karya terbaik yang disiarkan di radio, televisi lokal dan radio komunitas serta lembaga penyiaran SSJ (Stasiun Sistem Jaringan) dalam 12 katergori yaitu, program konten lokal (seni dan budaya lokal) dalam bentuk feature atau dokumenter.

”Televisi lokal yaitu, siaran berita, feature dan dokumenter, talkshow dan program anak. Pada radio lokal kategorinya, siaran berita, talkshow, hiburan (seni dan budaya lokal), iklan layanan masyarakat, dan program anak, serta pada radio komunitas kategori iklan layanan masyarakat,” jelasnya.

Selain itu, KPID Jabar tetap memberikan penghargaan kepada tokoh radio dan televisi yang berjasa dalam perkembangan dunia penyiaran di Jabar dalam bentuk Lifetime Achiefment Award 2017.

”KPID Jabar pun akan memberikan penghargaan kepada kepala daerah dan DPRD Jabar yang peduli terhadap penyiaran di Jabar, serta kepada penggagas Gerakan Media Penyiaran Sehat dan Pemirsa Cerdas atau Gemas Pedas,” terangnya.

Adapun karya yang sudah masuk dan dinilai ke KPID Jabar  tambah Dedeh, sudah 124 karya radio yang sudah disiarakan, 53 karya yang ditayangkan di televisi. Dimana karya tersebut dinilai dengan bobot 70 persen oleh Dewan Juri Independen.

”Kemudian 30 persen bobot dinilai dari track record lembaga penyiaran dalam mengimplementasikan Undang-Undang Penyiaran dan Pedoman Perilaku Penyiaran (P3), Standar Program Siaran (SPS),” tambahnya.

Karena acara ini merupakan ajang tahunan KPID Jabar, tentunya dengan acara ini diharapkan dapat memberikan anugerah, penghargaan dan apresiasi penyiaran yang positif, kreatif dan kontruktif kepada penyelenggara lembaga penyiaran radio dan televisi di Jabar yang telah menciptakan program-program yang sehat, menarik tetapi masih menarik dan terutamanya mendidik bagi masyarakat Jabar. “Dan diharapkan acara ini pun dapat memberikan stimulan dan motivasi kepada penyelenggara penyiaran radio dan televisi untuk selalu menyuguhkan siaran yang mendidik, mengandung informasi yang benar dan bermanfaat, menghibur secara sehat,” ujarnya.

Terutamanya menjadi kontrol dan perekat sosial, serta adil dan bertanggung jawab dalam mewujudkan cita-cita masyarakat Jabar. Sebagaimana visi misi Jabar, yaitu terwujudnya masyarakat jabar yang mandiri, dinamis dan sejahtera. ”Tidak lupa KPID Jabar pun dengan digelarnya acara ini dapat menstimulus seluruh lapisan masyarakat baik birokrat, pejabat, pengusaha, publik, semua lemabaga penyiaran dan seluruh kalangan masyarakat menyatukan pemahaman untuk membangun Jabar lebih maju lagi terutama di bidang penyiaran,” harapnya. (mg2/ign)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here