OJK Jabar Perkuat Ekonomi Daerah

21

bandungekspres.co.id, COBLONG – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan terus memperkuat perekonomian di daerah. Kepala Kantor Regional 2 OJK Jawa Barat Sarwono mengatakan, keberadaan kantor regional untuk menyokong pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menurut dia, kinerja industri perbankan di Jawa Barat dalam tiga tahun terakhir mengalami perkembangan positif. Hal ini ditunjukkan dengan rata-rata pertumbuhan aset sebesar 12,47 persen, dana pihak ketiga (DPK) sebesar 12,26 persen, serta kredit yang disalurkan sebesar 11,44 persen per tahunnya.

”Kredit Usaha Rakyat (KUR) pada akhir kuartal IV/ 2016 mencatatkan peningkatan sebesar Rp11,72 triliun yang telah disalurkan oleh Bank Mandiri, BNI, BRI, Bank Sinarmas, serta Maybank Indonesia,” ujar Sarwono disela peresmian Kantor Baru OJK Regional 2 Jabar di Jalan Ir Djuanda, Kota Bandung, belum lama ini.

ads

Dia menambahkan, adapun, penyaluran KUR sebagian besar diskala mikro sebesar Rp 8,76 triliun (74,75 persen), diikuti ritel Rp 2,93 triliun (24,99 persen) dan TKI Rp 30 miliar (0,26 persen). Sementara sektor perdagangan merupakan sektor terbesar KUR dengan nominal Rp7,96 triliun (68 persen).

Sarwono mengharapkan dukungan dan partisipasi aktif dari pemerintah daerah baik pemerintah provinsi atau kabupaten/kota di Jawa Barat serta seluruh pihak terkait untuk membantu OJK dalam mewujudkan penyelenggaraan sektor jasa keuangan Jawa Barat yang sehat dan bertumbuh.

”Harapan yang sama terhadap pelaku industri jasa keuangan di Jawa Barat untuk dapat lebih meningkatkan kontribusinya dengan kinerja yang lebih baik. Tapi tetap memperhatikan ketahanan likuiditas dan perkuatan permodalan,” kata Sarwono.

Sementara itu, Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D Hadad mengatakan, pihaknya terus melanjutkan program dan kebijakan OJK dalam mengembangkan perekonomian daerah. yakni dengan memperkuat keberadaan dan tugas-tugas kantor OJK di daerah.

Menurut Muliaman, Kantor-kantor OJK di daerah ini akan menjadi ujung tombak dari pelaksanaan tugas dan fungsi pengawasan dan pembinaan Industri Jasa Keuangan di daerah dan pelaksanaan berbagai program strategis OJK dalam rangka mendukung pembangunan ekonomi daerah. ”Saat ini kami telah didukung oleh 9 Kantor Regional yang membawahi 26 Kantor OJK Provinsi dan Kabupaten yang tersebar diseluruh Indonesia, termasuk di Provinsi Jawa Barat,” ujar Muliaman.

Menurut dia, kantor-kantor OJK di daerah bertugas mengawasi perkembangan industri jasa keuangan di daerahnya. Selain itu, mereka juga harus mengutamakan dan meningkatkan kontribusinya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah antara lain dengan mengembangkan sektor UMKM dan sektor-sektor potensial daerah lainnya seperti pertanian, perikanan dan kelautan, pariwisata, serta ekonomi kreatif.

”OJK sejak berdiri telah mengeluarkan banyak kebijakan yang ditujukan untuk memperkuat peran sektor jasa keuangan sebagai katalis pertumbuhan, dengan tetap memberikan perhatian pada upaya penjagaan stabilitas sistem keuangan dan penguatan inklusi keuangan,” kata dia. (fik)

~ads~
BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.