Marahi Jurnalis TV3

bandungekspres.co.id, PARIS – Barcelona berada di ambang gagal mampu mencapai perempat final di Liga Champions. Barca tak berdaya di Parc des Princes, Los Cules menyerah 0-4 di tangan PSG usai dibobol Angel Di Maria (2 gol), Julian Draxler, dan Edinson Cavani, Rabu (15/2) dini hari.

Kejadian memalukan tersebut, baru pertama kali terjadi pada Barca, sejak 2006/2007. Manajer Barca, Luis Enrique mendapat kritikan tajam atas kekalahan tersebut. Usai pertandingan dia malah terlibat perseteruan dengan seorang jurnalis.

Laporan Sport menyebutkan, insiden itu terjadi saat pelatih Barca itu diwawancarai jurnalis TV3, Jordi Grau. Enrique meninggikan suaranya saat menjawab pertanyaan dari Grau.  ”Anda mesti tidak menyaksikan pertandingan dengan baik, karena kami mengubah formasi,” kata Enrique kepada Grau. ”Kami pindah dari 4-3-3 menjadi 4-2-3-1, mencoba mengubah keadaan dan terutama memindahkan Leo (Messi) untuk bermain lebih ke dalam, dengan lebih bebas,” sambungnya.

Dia pun mengaku sudah melakukan berbagai cara agar timnya meraih kemenangan, namun hasilnya tetap sama.  ”Saya ulangi: saya bertanggung jawab atas hasil ini jadi jangan mencari orang lain untuk disalahkan. Tapi saya tidak suka nada bicara Anda dan saya ingin memiliki perlakuan yang sama ketika kami menang,” ungkapnya dengan mimik muka kesal.

Masih dari Sport, situasi memburuk usai wawancara tersebut. Jurnalis Atresmedia Susana Guasch mengklaim bahwa Enrique mengamuk bahkan sampai harus ditahan oleh tiga orang.  ”Situasi yang terburuk datang setelah wawancara yang Anda saksikan selesai. Tiga orang harus menahan Luis Enrique karena dia akan mendatangi Jordi Grau lagi,” kata Guasch.

Enrique disebut berkata “Jangan sentuh saya, jangan sentuh say”, dan mengulang omongan: “Kita lihat saja kalau Anda menggunakan nada seperti itu lagi ketika kami menang.” (bbc/sport/ign)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan