Listrik Mati, UNBK Terganggu

UNBK mati listrik
KALANG KABUT: Pelaksanaan UNBK di Kota Cimahi kacau gara-gara listrik PLN tiba-tiba mati selama hampir satu jam lamanya, kemarin.

 jabarekspres.com, CIMAHI – Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) hari kedua, Selasa (4/4) di SMK Pasundan 2 Cimahi Jalan Ibu Sangki Cibeber Cimahi selama satu jam berhenti. Itu lantaran listrik sejak pukul 11.20-12 15 WIB mati, sementara mesin diesel yang disediakan panitia tidak kuat dan hubungan internetnya terputus.

Kepala SMK Pasundan 2 Cimahi, HM. Abdurrachman menjelaskan sebenarnya sudah ada pernyataan tertulis dari pihak PLN jika selama pelaksanaan UNBK listrik akan tetap menyala. Oleh karenanya pihak sekolah langsung kontak ke panitia tingkat provinsi yang mengadakan MoU dengan PLN.

”Ya. Kenyataan seperti ini, kasihan anak-anak. Sedangkan soal UNBK terus berjalan. Kami langsung mengontak pihak PLN, pihak YPDM Pasundan dan Panitia Provinsi mengenai nasib anak-anak kami,” ujar Kepala SMK Pasundan 2 Cimahi, HM. Abdurrachman, kemarin.

Maman mengungkapkan, memang hasil UNBK ini tidak menentukan kelulusan tetapi keikutsertaan anak pada UNBK yang menentukan kelulusan. Namun sebut dia, jika terhambat seperti adanya mati listrik, maka mungkin saja hasil UNBKnya jeblok.

”Kami telah mempersiapkan UNBK ini selama 3 bulan, agar hasilnya memuaskan. Tapi kendala teknis justru jadi masalah. Peserta UNBK tahun ini sebanyak 57 siswa. Dibagi 2 ship. Jam 8.00-10.00 WIB dan 11.00-13.00 siang. Dengan ketersediaan komputer 16 buah dan laptop 14,” tegasnya.

Lebih lanjut HM. Abdurrachman menjelaskan lulusan sekolahnya kredibel, diterima di berbagai PTN dan rata-rata langsung bekerja. Sehingga kejadian  ini sangat memukul semangat guru dan anak-anak yang ingin mendapatkan hasil terbaik UNBK. (bun/ign)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here