KPUD Siapkan Anggaran Rp 56 Miliar

0
nia-daniati-coblos
TUANIKAN HAKNYA: Artis senior Nia Daniati memberikan hak pilihnya dalam Pilkada DKI belum lama ini.

jabarekspres.com, NGAMPRAH – Untuk Pilkada 2018 di Kabupaten Bandung Barat (KBB) diperkirakan anggaran yang akan digunakan sebesar Rp56 miliar lebih.

Ketua KPU KBB Iing Nurdin mengatakan, Anggaran tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) KBB tahun 2017 sebesar Rp45,870 miliar serta sharing dari Provinsi Jawa Barat sebesar Rp10,4 miliar.

“Awalnya kami mengusulkan lebih dari Rp45 miliar, namun karena pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bandung Barat ini bertepatan dengan pemilihan Gubernur Jabar, jadi anggaran penyelenggaraannya ada sharing dari provinsi,”jelas Iing ketika ditemui dalam usai acara Sosialiasasi Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah di Bale Gempungan Lantai 4 Gedung B Komplek Pemkab Bandung Barat, Kemarin (20/4)

.Menurutnyam anggaran tersebut merupakan kesepakatan antara Gubernur dengan Bupati pada Pebruari lalu. Sehingga, untuk anggaran yang berasal dari provinsi nantinya akan dialokasikan untuk honorarium Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS).

Sementara, utnuk anggaran dari Pemkab Bandung Barat akan digunakan di antaranya untuk Petugas Pemuktahiran Data Pemilih (PPDP), kemudian honorarium Kelompok Penyelenggaraan Suara (KPPS), biaya kampanye pasangan calon, pasang iklan di media cetak dan elektronik, bahan kampanye, alat peraga kampanye.

Sedangkan, untuk anggaran yang paling besar biasanya untuk biaya pemeriksaan kesehatan pasangan calon dan debat pasangan calon di media televisi. Bahkan untuk biaya penayangan debat calon di statsiun televisi nasional memiliki biaya sekitar Rp1,5 miliar.

“Ini sudah saya tanya-tanya kepihak pengelola TV nasional, cukup besar memang kebutuhannya,” paparnya.

Sementara penentuan media eletronik yang menayangkan debat pasangan calon tersebut, kata Iing, menjadi kewenangan KPU pusat. Bahkan untuk proses pelaksanaannya harus melalui tender.

Di tempat yang sama Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda KBB Yadi Azhar menambahkan, semula KPU KBB mengajukan anggaran penyelenggaraan pemillu Bupati dan Wakil Bupati tersebut dikisaran angka Rp80 miliar. Tapi karena bertepatan dengan Pilkada serentak yakni Pilgub, jadi ada sharing anggaran dari gubernur.

“Karena bersamaan dengan Gubernur, maka disepakati anggaran dari APBD hanya Rp45 miliar,” terangnya.

Terkait sosialisasi yang diselenggarakan menjelang tahapan KPU, menurut Yadi itu sah-sah saja. Itu bisa dilaksanakan oleh SKPD lainnya, sebagai ajang sosialisai ke masyarakat. Kendati belum ada kepastian tentang tahapan Pilkada serentak, KPU KBB telah mempersiapkan segala sesuatunya.

Salah satunya sosialisasi tentang tata cara masyarakat yang ingin mencalonkan diri menjadi Bupati dan Wakil Bupati Bandung Barat periode 2018-2023 yang dilaksanan hari ini.

Hal itu kata Iing untuk dipahami masyarakat yang tertarik mencalonkan diri. “Tamu undangan seperti dari unsur desa yang hadir kali ini diharapkan mampu menginformasikan kepada masyarakat luas tentang pesta demokrasi yang akan digelar di KBB nanti,” tandasnya. (drx/yan)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here