KONI Gelar Festival Dragon Boat 2017

16
BERIKAN TROPY: Bupati KBB Abubakar memberikan Piala sebagai bentuk apresiasikepada atlet berprestasi pada Festival Dragon Boat

jabarekspres.com, NGAMPRAH – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bandung Barat (KBB) menggelar Festival Dragon Boat 2017 bertempat di Venue Ski Air Kota Baru Parahyangan Padalarang pada Minggu (10/9).

Kegiatan tersebut diikuti 42 regu dari berbagai macam cabang olahraga (cabor). Dalam festival tersebut, cabor Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Kabupaten Bandung Barat keluar sebagaai Juara Umum.

DAYUNG BERSAMA: Sejumlah peserta lomba dari cabor Dayung tengah berlangsung di waduk Saguling.

PGSI menerjunkan dua regu dan kedua-duanya berhasil mengungguli cabor-cabor lainnya untuk posisi kesatu dan kedua.

Posisi satu yang digawangi Mohammad Setiadi sampai pada finis dengan catatan waktu 1,065, posisi dua dengan jagoannya Tatang Koswara 1.135 disusul oleh cabor Wushu di bawah pimpinan Nanang Soleh, dengan catatan waktu 1.356. Selain pertandingan antar cabor, dalam festival tersebut panitia juga menggelar pertandingan antar satuan perangkat kerja daerah (SKPD) dan umum.

Ketiga kelompok tersebut masing-masing diberi tropi serta uang pembinaan. Untuk kelompok SKPD dimenangkan oleh Dinas Pertanian dan Juara Kedua Dinas Pendidikan, sedangkan untuk umum, Juara 1 Idoy (penduduk Seketando), Juara 2 SMK Dharma Bakti 1 dan Juara 3 Remako.

Sementara kemenangan Tim Gulat tersebut, merupakan kebanggaan bagi para atlet yang hari itu berlaga di air. Selain ini pertama kalinya, mereka mengayunkan dayung juga permainannya dilakukan secara beregu. “Ini prestasi membanggakan buat kami. Karena kami biasanya berlaga secara perorangan. Namun, kini harus berlaga dengan sebuah grup,” ungkap Ketua PGSI KBB, Cecep Ahmad Sudrajat, usai menerima Piala Bergilir dari KONI KBB.

Melihat antusias peserta Festival Dragon Boat 2017, Ketua Umum KONI KBB, Elin S Abubakar menilai, olahraga dayung tersebut ternyata cukup menarik, meski beresiko bagi keselamatan. Namun dia berlega hati, festival yang digelar pertama kalinya itu berlangsung relatif lancar. “Pertandingannya seru dan menarik perhatian penonton. Kegiatan seperti ini harus terus dilanjutkan ke depannya dengan persiapan yang lebih matang,” ujarnya.

Ketua Harian KONI KBB, Sumardiyanto menambahkan, kegiatan tersebut merupakan kerja bareng antara KONI KBB, Dinas Perhubungan KBB, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) serta Even Organizer (EO) Sportif, Kreatif dan Inovatif (SKI). Menurutnya, festival tersebut digelar untuk memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas), juga merupakan ajang menggalang persatuan antar atlet, pelatih, wasit, mekanik, pengurus cabor dan pengurus KONI KBB masa bakti 2017-2021 serta menjalin kemitraan dengan SKPD yang nantinya bakal didaulat menjadi bapak angkat/pembina menjelang babak kualifikasi (BK) Pekan Olahraga Daerah (Porda) Jawa Barat tahun 2018.

Bupati Bandung Barat Abubakar menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat akan mendukung terus kegiatan olahraga di kalangan para komunitas olahraga di Kabupaten Bandung Barat. Hal itu dilakukan untuk membangkitkan semangat dalam aktivitas olahraga di masyarakat. “Pemerintah daerah akan terus support para penggerak dan komunitas olahraga,” katanya. Menurut Abubakar, olahraga sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Hal itu  tidak terlepas karena untuk menjalankan segala aktivitas, maka mesti ditopang dengan tubuh yang sehat. (adv/drx)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here