Kembangkan Seribu Kampung

jabareskpres.com, SOREANG – Dalam mewujudkan Bandung seribu kampung, Pemerintah Kabupaten Bandung berencana kembangkan destinasi wisata untuk Desa Budaya.

Ketua Forum Kabupaten Bandung Sehat (FKBS) Nia Kurnia M Naser mengungkapkan, dalam pengembangan desa budaya, masyarakat harus terlibat langsung.Sebab, akan menjadi daya tarik tersendiri dari destinasi budaya

“Wisata budaya ini harus melibatkan masyarakat langsung, karena merekalah yang akan menjadi daya tarik wisatawan,” Jelas Nia saat melakukan kunjungan kerja bersama pegiat lingkungan dan jajaran Dinas lingkungan Hidup (DLH) di Kemarin (21/7).

Dirinya menilai, dengan membentuk wisata budaya bisa menjadikan kawasan lingkungan masyarakat menjadi lebih indah.Bahkan konsep ini rencananya akan dikembangkan di Kabupaten Bandung.

Menurutnya, pihaknya sebetulnya sudah memiliki program seribu kampung, kampung Sabilulungan Bersih (Saber) dan Program Kampung Iklim. Namun, dengan program yang dimiliki Kabupaten Purwakarta dirasakan akan semakin lengkap dan selaras.

“Kita akan melibatkan sekitar 80 peserta dari aparat Pemerintah Desa (Pemdes) dan perwakilan Perangkat Daerah (PD), rencana program yang akan diterapkan di Kabupaten Bandung tersebut bisa segera terlaksana,”kata dia

Sementara itu, Asisten Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat H.Marlan menegaskan, untuk membangun destinasi wisata sebetulnya tidak harus mahal.

Menurutnya, dengan keanekaragaman yang dimiliki oleh masing-masing desa yang ada di Kabupaten Bandung sebenarnya sudah menjadi modal untuk dijual.

“Jadi tinggal menciptakan inovasi sesuai dengan potensi yang ada,”ucap dia

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bandung Asep Kusumah menuturkan, program wisata budaya yang akan di terapkan disetiap desa bisa saja dilakukan.

Bahkan, dalam perkembangannya nanti akan memiliki manfaat bagi masyarakat desa sendiri.Terutama, meningkatkan perekonomian.

Menurutnya, sebagai proyek percontohan Desa Tajur Kampung Pasanggarahan bisa dijadikan referensi.Sebab, di desa tersebut memiliki kekayaan alam yang sangat bagus.

Selain itu, masyarakat disana sudah memiliki kesenian budaya lokal. Bahkan, masyarakat disana sangat ramah.

“Inikan cermin kearifan lokal sebagai modal dasarnya dan diharapkan menjadi inspirasi untuk mewujudkan tematik di Kabupaten Bandung seribu kampung,”tutup dia (rus/yan)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan