Kemajuan Teknologi Bisa Merubah Budaya Keluarga

34
BERIKAN SEMANGAT: Peserta sosialisasi program KB di Cikalongwetan sedang meneriakan yel-yel untuk memotivasi.

jabarekspres.com, NGAMPRAH – Untuk menangkal dampak negatif terhadap kemajuan teknologi pada keluarga diperlukan bentuk ketahanan keluarga. Sebab kalau tidak ditangkal akan bisa merubah budaya di lingkungan keluarga.

Anggota Komisi IX DPR, dokter Adang Sudrajat mengatakan, Ketahanan Keluarga yang kokoh dapat dibangun melalui organ terkecil yaitu rumah tangga.

Selain itu memberikan perhatian dan pengawasan kepada seluruh anggota keluarga khususnya anak-anak terhadap perkembangan teknologi menjadi sangat penting. Sebab, bila tidak didampingi atau diawasi maka akan berpengaruh pada phisikologi anak.

Selain itu, menjalin hubungan emosianal dengan memberikan waktu luang kepada anak akan menciptakan harmonisasi antara anak dan orang tua untuk lebih dekat dalam memberikan perhatian.

Dengan ketahanan keluarga maka suasana berbangsa dan bernegara dapat dipertahankan secara harmonis secara keseluruhan,” kata Anggota Komisi IX DPR, dokter
Adang Sudrajat usai melakukan Sosialisasi Program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) yang bekerjasama dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) di Cikalongwetan, kemarin.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang juga berprofesi sebagai dokter ini, menilai, Ketahanan keluarga saat ini, sudah dapat dengan mudah di intersepsi dari luar, bahkan sampai ke kamar tidur melalui dunia maya dengan perantara handphone pintar.

“Kita merasakan bahwa banyak sekali perubahan yang terjadi di tengah masyarakat akibat perubahan teknologi informasi yang begitu cepat yang bahkan sedikit mulai terasa merubah budaya,” ungkapnya.

Ketahanan keluarga yang dimaksud, kata dokter Adang, adalah peran penguatan aspek spiritual, kesejahteraan, keamanan atau kenyamanan dan keadilan dimulai dari keluarga oleh orangtua terhadap anak- anaknya.

Dengan pemahaman dan penguatan aspek-aspek ketahanan keluarga tersebut, maka elemen terkecil negara secara otomatis akan diperkuat yang ujungnya adalah suasana kondusif untuk keutuhan bangsa.

Agar ketahanan keluarga dapat terus diperkuat dan dikembangkan, Adang juga melakukan sosialisasi langsung keempat desa mulai dari Desa Cikalongwetan Kecamatan Cikalongwetan, Desa Ciptaharja Kecamatan Cipatat, Desa Gununghalu Kecamatan Gununghalu dan Desa Citalem Kecamatan Cipongkor.

Adang yang juga menjabat Ketua DPP PKS Bidang Pekerja, Petani dan Nelayan ini, terus berkeliling masuk desa. Selain memberi perhatian khusus pada ketahanan keluarga, juga ingin menyerap segala informasi yang terjadi di daerah pemilihannya sebagai bahan aspirasi kepada pemerintah. “Saya terus berkeliling ke desa-desa pemilihan saya untuk mendengarkan langsung bagaimana harapan dan persoalan yang terjadi di tengah masyarakat. Persoalan tersebut, nanti akan saya sampaikan kepada pemerintah untuk ditindaklanjuti,” pungkasnya. (drx/yan)

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here