Janji Mendorong Pembangunan LRT

emil
AMRI RACHMAN DZULFIKRI/JABAR EKSPRES
KUNJUNGI BANDUNG: Menperin Airlangga Hartarto didampingi Wali Kota Bandung Ridwan Kamil meninjau gedung Bandung Creative Hub di Jalan Sukabumi, Kota Bandung, Jumat (7/4).

jabarekspres.com, BANDUNG – Menteri Perindustrian Republik Indonesia (Menperin RI) Airlangga Hartarto berjanji mendorong pembangunan Light Rail Transit (LRT) Metro Kapsul di Kota Bandung. Hal ini diungkapkan Airlangga saat mengunjungi prototype LRT Metro Kapsul di Taman ALun-alun Kota Bandung, Jalan Asia Afrika, kemarin (7/4).

”Kalau pada teknologi kereta atau LRT, sebetulnya kita sudah mempunyai INKA. Kita sudah ekspor rolling stock ke Bangladesh,” kata Airlangga.

Dia mengatakan, pembuatan LRT akan ditingkatkan lagi dengan teknologi yang lebih sederhana.

Beberapa kota metropolitan mungkin bisa afford (mampu) menghadirkan LRT yang lebih sederhana. Karena tentu mobilitas dan investasi jauh lebih rendah dibandingkan dengan yang LRT dari luar negeri.

”Ini kan industrinya sudah ada. Artinya, bisa ditambahkan ke depan kereta api menjadi salah satu dari moda transportasi paling alternatif,” tutupnya.

Sementara itu, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengatakan, saat ini pihaknya sedang berupaya terus mempercepat pembangun imfrastruktur yang sudah di rencanakan. ”Akhir Mei kita sudah groundbreaking. Perizinan di Bandung sudah sekian puluh persen aman,” kata Emil, sapaan akrabnya.

Emil mengatakan, saat ini, perijinan presiden (perpes) juga sedang finalisasi. Nantinya, perpres ini nanti untuk penunjukkan ke BUMN.

”Ini non APBN, jadi dananya seratus persen dari pihak ketiga. Tapi pihak ketiganya ditunjuk ke BUMN. Dan BUMN yang nanti melakukan konsorsium pendanaan,” ungkapnya.

Lebih lanjut Emil mengungkapkan, LRT Metro Kapsul ini suatu karya anak bangsa yang harus diapresiasi. Dan untuk percobaan, saat ini, pihaknya akan membangun sekitar 3 kilometer dulu, ”Tapi mimpi saya di hadapan pak menteri, kalau ini berhasil, ini karya anak bangsa yang harganya sepertiga dari cost kalau LRT internasional. Sehingga bisa kita jadikan solusi yang murah di seluruh kota-kota metropolitan. Dengan industrialisasi yang mungkin nanti dibantu oleh pak menteri,” ujarnya. (pan/fik)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here