ITHB Sukses Pertahankan Gelar

20
IPAN SOPYAN/JABAR EKSPRES
PERTAHANKAN GELAR: Tim Putera ITHB mengangkat piala juara untuk kali kedua di BOC Champions 2017, kemarin.

jabarekspres.com, BANDUNG – Institute Teknologi Harapan Bangsa (ITHB) mampu mempertahankan gelar juara Bettel of Campus (BOC) 2017 setelah mengalahkan STT Telkom dengan skor 87- 54 di laga final di gor Pajajaran, Kota Bandung, Sabtu (18/11).

Pelatih ITHB Yosep Pratikno mengaku, senang dan bangga karena bisa mempertahankan gelar juara secara dua tahun berturut-turut. ”Pasti senang. Sebab, ini hasil kerja keras kita,” katanya saat ditemui usai laga.

Dia mengaku, mengapresiasi even alLAboutCommunity. Sebab di even BOC ino tidak hanya menamlilkan kompetisi bola basket antar perguruan tinggi. Namun, para pengunjung yang datang di sajikan hiburan yang beragam.

”Tahun ini bagusnya lebih meriah harus banyak event-event yang seperti ini tidak hanya mementingkan games saja tapi hiburan juga,” sambung Dia.

Dia pun berharap, di tahun depan even ini bisa terus di digelar. Dia juga berharap, kompetisi makin ketat.  ”Semoga BOC bisa berkembang tidak hanya regional saja tapi bisa secara nasional,” harap dia.

Sementara itu, Yudha Prama Jati, Penyelenggara Battle of Campus, mengatakan, secara perkembangan pertandingan sudah jauh lebih baik. Sebab tahun ini, setiap pertandingn selalu berjalan ketat. Terhitung dari babak penyisihan.

”Tapi hari ini jauh lebih seru lebih ngotot lagi kayak tadi pertandingan pertama di final pertama putri antara Unpar sama Unpad,” urainya sambil menambahkan, setiap tim terlihat lebih merata, terbukti banyak tim unggulan yang kalah.

Sementara itu, di temui di tempat yang sama, Tries Pondang perwakilan dari  alLAboutCommunity mengatakan, sangat terkejut dengan kemeriahan dan antusias warga yang datang.

”Ini di luar ekspektasi kita. Penonton sampai membludak, menikmati tenan-tenan yang kita sediakan, live musik hingga lantunan dari musik yang di lantunkan oleh DJ,” ucapnya.

Tidak cukup di sajikan live musik, alLAboutCommunity pun mengajak penonton yang datang di ajak nostalgila,  dimana ketika penonton akan masuk gor Pajajaran penonton disajikan visual dari rekam jejak perjalanan BOC dari awal hingga saat ini. ”Jadi penonton yang datang menikmati arena GOR Pajajaran itu bukan arena pertandingan saja,” jelas dia.

Lanjut dia, untuk BOC 2018 nanti, akan meningkatkan kualitas tim yang bertanding, dan mungkin akan membuat pertandingan sebelum masuk ke BOC. ”Mungkin tahun depan kita akan membuat  sistem mekanis yang baru bagaimana kampus-kampus yang ingin bertanding di sini mungkin ada nanti kompetisi-kompetisi lain sebelum masuk ke BOC,” ungkap dia. (pan/rie)

 

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here