Ingin Listrik di Kabupaten Bandung Murah

29
pemkab-pln-jabar
JALIN KOMITMEN: Bupati Kabupaten Bandung Dadang M. Naser sedang menandatangani kesepakatan dengan PLN Regional Jawa Barat di Hotel Horison Rabu, (18/10).

jabarekspres.com, BANDUNG – Sebagai penghasil energi listrik yang berasal dari sumber panas bumi terbesar Bupati Bandung Dadang M.Naser berkeinginan harga listrik untuk masyarakat Kabupaten Bandung bisa lebih murah.

Dirinya menilai, selama ini di Kabupaten Bandung terdapat 5 wilayah sumber daya energi panas bumi yang mampu mensuplai kebutuhan energi listrik Jawa-Madura-Bali. Dengan begitu, ada rentang harga yang lebih murah antar suplai untuk Kabupaten Bandung dengan harga tarif di Jawa-Madura dan Bali.

“jadi kalau saya berharap sebagai pelanggan energi listrik, saya harap tarif bisa berbeda,”ucap Dadang ketika ditemui kemarin (18/10)

Dadang mengungkapkan, Kabupaten Bandung memiliki luas wilayah 176.239 Hektar, mengandung potensi energi panas bumi sebesar 2.681 megawatt. Sehingga, energi panas bumi akan sangat menyokong segala sektor yang menggunakan listrik untuk kemajuan di Kabupaten Bandung.

“Beberapa sektor yang dimiliki Kabupaten Bandung tentu saja sangat tergantung pada energi, maka diharapkan Customer Gathering PLN ini, mampu menyokong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Bandung,” ungkapnya.

Lebih lanjut Dirinya mengatakan, pada kesepahaman tersebut, disepakati mencangkup pemungutan penyetoran hasil pajak penerangan jalan kepada kas daerah, pembayaran dan pengelolaan tagihan listrik pemerintah daerah, terdapat beberapa hal yang telah disetujui.

“Maksud Perjanjian Kerjasama ini adalah dalam rangka meningkatkan efisiensi, efektifitas dan transparansi dalam pemungutan dan penyetoran PPJ, serta pembayaran Rekening Listrik Pemkab Bandung melalui meterisasi PJU,” imbuhnya.

Sementara General Manajer PT.PLN Persero Distribusi Jawa Barat Iwan Purnawa mengungkapkan, Jawa Barat adalah area dengan jumlah pelanggan terbesar di Indonesia. Dengan 15 area PLN dengan sekitar 12,9 juta pelanggan, listrik juga sudah tersambung pada 760 ribu pelanggan BUMN.

“Mengenai perbedaan tarif listrik kami belum bisa memastikan, dan akan menjadi bahan pembahasan selanjutnya,” ucap Iwan.

Diluar energi terbarukan dari potensi panas bumi lanjutnya, Kabupaten Bandung terkenal memiliki areal peternakan sapi yang luas dari Selatan hingga Utara.

“Sekiranya masyarakat Bandung terus mengembangkan energi terbarukan dari geothermal, biometan atau biogas serta sumber energi terbarukan lainnya, selayaknya bila Kabupaten Bandung dinobatkan sebagai Kabupaten penghasil energi terbarukan terbesar secara nasional,” pungkasnya. (yul/yan)

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here