H Yanto Setianto Serap Aspirasi

0
ERUS RUSTANDIJABAR EKSPRES
FOTO BERSAMA H.Yanto Setianto, SE. MM (tengah) Anggota DPRD Kabupaten Bandung asal Dapil II, berfose dengan muspika dan peserta reses masa sidang III tahun 2017 di wilayah Katapang. Dalam reses tersebut H Yanto siap menyerap aspirasi masyarakat.

jabarekspres.com, SOREANG – Reses menjadi sebuah kebutuhan yang dilakukan oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Seperti yang dilaksanakan oleh H.Yanto Setianto. SE,MM anggota DPRD Kabupaten Bandung. Anggota Komisi B Fraksi Golkar ini melaksanakan reses masa sidang III/2017 yang digelar di Daerah pilihan (Dapil II) Kabupaten Bandung. Reses ini meliputi wilayah Kecamatan Katapang, Margaasih dan kecamatan Dayeuhkolot, mulai 28-29 Agustus.

NARA SUMBER: H.Yanto Setianto, SE. MM anggota DPRD Kabupaten Bandung dari fraksi partai Golkar menjelaskan tentang reses di wilayah kecamatan Margaasih, baru-baru ini.

Yanto menyampaikan, reses merupakan salah satu kegiatan yang dilakukan anggota dewan untuk menemui konstituentenya. Karena itu, seluruh peserta yang hadir dalam reses selalu menyampaikan sejumlah permasalahannya. Sehingga tak jarang, reses menjadi ajang curhat.

“Reses atau masa reses adalah masa anggota DPRD melakukan kegiatan di luar masa sidang, terutama di luar gedung DPR. Misalnya untuk melakukan kunjungan kerja, baik yang dilakukan anggota secara perseorangan maupun secara berkelompok,” kata H.Yanto Setianto, SE, MM di sela sela reses di wilayah Katapang.

“Reses Kali ini dilakukan untuk menampung aspirasi masyarakat di dapil II Kabupaten Bandung,” tambahnya

Reses, kata dia, dihadiri peserta yang terdiri dari Muspika, tokoh masyarakat, Tokoh Agama, Pemuda dan ratusan peserta reses dari masyarakat di tiga tempat wilayah yang menjadi titik lokasi kegiatan reses. Reses itu menjadi salah satu kegiatan untuk menampung keluhan, aspirasi yang disampaikan masyarakat yang nantinya dibawa menjadi bahan rapat komisi agar dijadi bahasan dimasa sidang.

“Saya banyak menerima keluhan dari masyarakat, salah satunya tentang pembuatan e-KTP dan bidang pendisikan dengan diberlakukannya Iuran Sekolah di tingkat SMA. Semua Aspirasi dari masyarakat semuanya ditampung dan akan dibahas di komisi,” akunya.

Yanto menambahkan, selama melaksanakan reses masa sidang III sejumlah aspirasi masyarakat kabupaten Bandung berhasil diserap, diantaranya bidang pendidikan, perekonomian dan pelayanan pembuatan e-KTP. Oleh sebab itu, dirinya membawa semua keluhan dan harapan warga untuk dibahas di fraksi dan menjadi bahas pada rapat komisi.

“Keluhan semua masyarakat yang terserap masa reses, akan saya sampaikan dan diupayakan agar mendapat solusi,” pungkasnya

Dede wahyu, salah satu peserta reses wilayah Katapang mengatakan, keluhan seputar pendidikan, yang mana hampir semua orang tua siswa merasa resah dengan diberlakulannya kembali iuran sekolah tingkat SMA. Sehingga dalam kesempatan reses anggota DPRD, warga sampaikan agar mendapat solusi.

“Saya menyampaikan masalah ini karena memang saatnya untuk disampaikan kepada wakil rakyat kami di DPRD kabupaten Bandung. Sebab, saya menilai system pendidikan di kabupaten Bandung khususnya tingkat SMA mundur,” kata Dede

Pemerintah terus menyuarakan Wajib Belajar Nasional (Wajardiknas) 12 tahun, dengan mensosialisasikan sekolah gratis. Tapi pada kenyataannya, pada tahun pendidikan sekarang semua siswa dipungut kembali iuran sekolah.

“Saya menilai system pendidikan di kabupaten bandung mundur, setelah kebijakan pemerintah mengalihkan pengelolaan pendidikan tingkat SMA oleh pemerintah provinsi Jabar,” pungkasnya. (rus/gun)

FOTO BERSAMA: H.Yanto Setianto, SE. MM (tengah) anggota DPRD Kabupaten Bandung asal Dapil II berfose dengan muspika dan peserta reses masa sidang III tahun 2017 di wilayah Katapang.

NARA SUMBER: H.Yanto Setianto, SE. MM anggota DPRD Kabupaten bandung komisi B fraksi Golkar asal dapil II menjelaskan tentang reses di wilayah kecamatan Margaasih.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here