H-6, Arus Mudik Mulai Meningkat

Sebar 36 Ribu Personel

AMRI RACHMAN DZULFIKRI/JABAR EKSPRES
PENGECATAN JEMBATAN: Petugas mengecat dinding tiang penyangga jembatan rel kereta api di Jalan Lingkar Nagreg, Kabupaten Bandung, Senin (19/6). Pengecatan dilakukan guna mempercantik jelang Lebaran.

jabarekspres.com, BANDUNG – Polda Jawa Barat mengerahkan 36 ribu personel gabungan untuk mengamankan arus mudik Lebaran 2017. Kepolda Jabar Enton Charliyan menegaskan, personel sudah disebar ke lokasi penugasan.

”Pasukan digelar dari mulai Cikarang sampai Palimanan, perbatasan Brebes,” ucapnya, kemarin.

Dia menegaskan, total pasukannya sekitar 36 ribu. Terdiri 21 ribu polisi dan 15 eibu instansi lainnya. Dalam pengamanan mudik tahun ini, kata Anton, pihaknya fokus pengamanan ke empat jalur yakni Pantura, Tol Cipali, tengah, dan selatan. Pengaturan lalu lintas akan dimaksimalkan untuk mencegah kepadatan.

”Kita juga mengantisipasi kejadian di Brexit tahun lalu. Untuk tahun ini kemungkinan tidak seperti tahun lalu. Kita akan mengatur arus supaya tidak tertumpu di Palimanan-Brebes,” ujar Anton.

Sementara itu, geliat arus mudik sudah mulai terasa. Ruas tol Cipali yang menjadi jalan tol utama menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur dari arah Jakarta.

Rinaldi, direktur operasional PT Lintas Marga Sedaya, operator Tol Cipali, mengatakan bahwa sejak H-9 lalu, peningkatan jumlah kendaraan yang melewati ruas tol sepanjang 116,8 kilometer itu sudah terlihat.

”Bisa dikatakan naik hampir 100 persen dari traffic biasanya. Biasanya itu 30 ribuan. Kemarin sudah sampai lebih dari 50 ribu kendaraan,” kata Rinaldi kemarin (19/6).

Rinaldi menilai hal tersebut merupakan kabar yang menggembirakan. Dengan makin majunya arus mudik mengalir, makin kecil juga kemungkinan terjadi kemacetan dan penumpukan parah di hari-hari menjelang Lebaran. ”Kalau semua pemudik memilih untuk mudik di akhir-akhir, itu sudah pasti jadi masalah. Sekarang, sejak awal juga sudah terlihat peningkatan arus ke arah timur. Ini kabar baik,” kata dia.

Puncak arus mudik diperkirakan akan terjadi pada 23 Juni mendatang. Jasa Marga memperkirakan sebanyak 120 ribu kendaraan dari arah Jakarta akan melewati pintu tol Cikarang Utama lalu akan terpecah ke arah utara melewati tol Cipali dan ke arah selatan melewati tol Cipularang.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here