Gunakan Medsos untuk Perubahan

Ketika Surat Tak Lagi Dijadikan Alat Perjuangan Kartini Masa Depan

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pemberdayaan Masyarakat (P3APM) Kota Bandung Dedi Supandi mengatakan, kesetaraan gender bukan masalah bagimana perempuan memiliki posisi sama dengan laki-laki. Melainkan, adanya keadilan dan terpenenuhinya hak-hak perempuan,

Dedi mengatakan, saat ini perempuan memiliki akses yang sama dengan laki-laki. ”Jika bicara kesetaraan gender, posisi perempuan dan laki-laki sekarang sama saja. Namun kondisinya, bahwa masih ada perempuan yang menjadi korban kekerasan, trafficking dan masalah lainnya,” ujar Dedi.

Untuk itu, sebagai instansi yang menangani permasalahan kaum perempuan, pihaknya memiliki program-program pemberdayaan perempuan. Mulai dari pemberdayaan ekonomi hingga perlindungan terhadap kekerasangn dalam rumah tangga.

Dia berharap, terbentuknya Dinas P3APM menjadi wadah untuk mendukung peran perempuan lenih baik. (fik)

Selalu Ingin Tonjolkan Prestasi

Bripda Kinanti Ulfa Aristi  BA Satlantas Polres Bandung
Bripda Kinanti Ulfa Aristi
BA Satlantas Polres Bandung

BRIPDA Kinanti Ulfa Aristi memiliki magnet di mata publik. Selain wajahnya yang cantik, polwan yang bertugas di Satlantas Polres Bandung ini pandai menembak.

Sejumlah kejuaraan menembak pernah dia raih. Di antaranya, medali perunggu Kejurnas Lely Sampoerna Cup 2014, medali emas Porda Jabar 2014, medali perak Bali Open 2014, Surabaya Open 2015, Semarang Open 2015 dan terakhir Pekan Olahraga Nasional (PON) Jawa Barat 2016.

Meskipun berprofesi sebagai polisi, hobi olahraga menembak Kinan –sapaan Kinanti- tidak berhenti. Justru, Kinan mendapat dukungan penuh dari Polda Jabar untuk terus mengembangkan bakatnya.

”Sebelum masuk kepolisian, saya memang atlet. Namun, bukan atlet menembak. Melainkan voli,” ujar Kinan kepada Jabar Ekspres di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, belum lama ini.

Menurut wanita asal Jogjakarta ini, sejak SMP dirinya sudah diarahkan menjadi atlet voli oleh ayahnya. Namun, takdir berkehendak lain. Saat menginjak remaja, sang ayah mengalami musibah hingga dipanggil tuhan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here