Ekonomi Syariah Lokal Bakal Terdongkrak

8
Festival Ekonomi Syariah
PERAN PENTING: Wakil Gubernur Jabar Deddy Mizwar (paling kanan) saat menerima kepala BI Jabar.

jabarekspres.com, BANDUNG – Kepala BI Jabar Wiwiek Sisto Widayat menemui Gubernur Jawa barat, Ahmad Heryawan di Gedung Sate, kemarin (5/9).

Kedatangannya untuk mengundang sekaligus melaporkan terkait pelaksanaan kegiatan Festival Ekonomi Syariah (Fesyar) 2017 regional Jawa yang akan berlangsung pada 13-15 September 2017 di Bale Asri PUSDAI Bandung. Sehari sebelumnya (4/9) Wiwiek juga menemui Wakil Gubernur Jabar Deddy Mizwar.

Dalam pertemuan tersebut disampaikan tema Fesyar 2017, yakni Mendorong Peran Ekonomi Syariah Dalam Rangka Penguatan Ekonomi Regional.

”Perekonomian syariah memiliki peran penting dan strategis dalam pembangunan Nasional, dan dalam upaya mendorong ekonomi syariah Bank Indonesia telah secara rutin menggelar “Sharia Economic Forum” atau ISEF di Surabaya sejak tahun 2014,” ujar Wiwiek Sisto Widayat dalam siaran pers yang diterima redaksi kemarin (5/9).

Kegiatan itu pun sebut Wiwiek sebagai bagian menghadapi Road to ISEF ke 4 yang akan diselenggarakan pada November 2017 di Surabaya, BI Jabar diberi kepercayaan untuk menyelenggarakan kegiatan Festival Ekonomi Syariah 2017 untuk regional Jawa. Sedangkan untuk regional Sumatera diadakan oleh BI Sumut di Medan dan untuk kawasan timur diadakan oleh BI Sumsel di Makassar.

”Adapun tujuan utama diselenggarakannya fesyar 2017 adalah agar pengembangan ekonomi syariah dapat dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia yang dilakukan melalui edukasi dan sosialisasi produk produk keuangan syariah bagi masyarakat, di samping itu juga untuk mempromosikan dan mendekatkan produk dan jasa UMKM industri kreatif dan ketahanan pangan berbasis syariah kpd masyarakat,” sambungnya.

Upaya mengenalkan dan mendorong ekonomi syariah juga dilakukan melalui penyelenggaraan lomba berbasis syariah, yakni lomba dai cilik, lomba duta ekonomi syariah, lomba entrepreneur muda syariah, lomba kesenian daerah berbasis syariah,  dan lomba kaligrafi.

Juara 1 dari masing-masing katagori lomba pada tingkat Jawa Barat telah dihasilkan dan diumumkan pada 3 September 2017 lalu. Mereka akan diikutkan pada lomba tingkat regional Jawa pada 13-15 Sept 2017 di Pusdai Bandung.

Dia menyebutkan, pada rangkaian kegiatan Fesyar 2017 regional Jawa itu  meliputi dua cakupan yakni terkait dengan Sharia economic Forum dengan cakupan kegiatan berupa seminar dan workshop. Di dalamnya akan dilaksanakan kegiatan yang bersifat lokal dan regional jawa, dengan tema utama pemberdayaan ekonomi syariah,  pemberdayaan Islamic Social Finance (zakat & wakaf) dan edukasi/kurikulum ekonomi dan keuangan syariah.

“Kedua, Sharia economic fair,  akan difokuskan untuk pencapaian kemajuan ekonomi syariah lokal dan regional Jawa dengan konsep 5F yakni finance, food,  fashion, funtrepreneur dan fundutainment,  yang diwujudkan dalam kegiatan berupa expo, talkshow dan lomba,” jelasnya.

Kegiatan selama tiga hari itu akan diisi acara pada 13 September 2017 dengan seminar model pemberdayaan pesantren, seminar halal industri, grand final lomba duta ekonomi syariah, talkshow gerakan sertifikasi halal, dan grand final lomba dai cilik & kaligrafi.

Untuk 14 September 2017 akan diisi dengan seminar blueprint pengembangan ekonomi & keuangan syariah,  seminar potensi zakat dan wakaf regional,  kegiatan expo dan performance, grand final lomba kesenian daerah bernuansa islami, lomba entrepreneur muda inspiratif berbasis syariah, dan talkshow model pemberdayaan pesantren.

Hari terakhir 15 September 2017 diisi dengan workshop kurikulum modul ekonomi syariah, talkshow kisah sukses lomba entrepreneur muda syariah,  tabligh akbar dilanjutkan dengan penutupan.

”Acara ini nantinya akan diisi dan dihadiri antara lain oleh Gubernur Jabar Ahmad Heryawan, Gubernur Bank Indonesia Agus D. W Martowardojo,  Wakil Gubernur Jabar Deddy Mizwar,  Deputi Gubernur Bank Indonesia Rosmaya Hadi,  Prof. Dr.  Kh. Miftah faridl,  Kh. Abdullah Gymnastiar (aa gym), para pembicara/narasumber ahli dibidangnya, akademisi dan ponpes unggulan se Jawa.

Pada acara itu pun akan dihibur artis ternama seperti Doel Sumbang,  Fatin Shidqia, Andi rif dan artis lainnya. Selain itu pada acara ini juga diisi dengan 91 booth expo meliputi produk wubi,  klaster,  ponpes,  pemda,  industri kreatif,  travel dan perbankan, serta lainnya. (hms/ign)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here