Dukung Program Literasi PT POS

Gratis Pengiriman Buku ke Komunitas Komunitas

Gerakan Literasi Nasional
HUMAS PEMKOT FOR JABAR EKSPRES
DUKUNG PROGRAM: Wali Kota Bandung M. Ridwan Kamil saat menyerahkan donasi buku saat acara Gerakan Literasi Nasional yang dilakukan PT. Pos Indonesia dengan mengirimkan donasi buku ke komunitas peduli literasi melalui Kantor Pos Bandung, Jalan Asia Afrika, kemarin (17/7).

jabarekspres.com, BANDUNG – Wali Kota Bandung M. Ridwan Kamil mendukung Gerakan Literasi Nasional yang dilakukan PT. Pos Indonesia dengan mengirimkan donasi buku ke komunitas peduli literasi melalui Kantor Pos Bandung, Jalan Asia Afrika, kemarin (17/7). Hal tersebut merupakan bentuk partisipasi Ridwan dalam program PT. Pos Indonesia yang menggratiskan biaya kirim buku khusus untuk donasi.

”Daripada bukunya nganggur di rumah, silakan didonasikan, dikirimkan melalui kantor pos setiap tanggal 17. Insya Allah bisa bermanfaat, mencerdaskan, dan meningkatkan daya literasi masyarakat,” ujar Ridwan saat kegiatan donasi buku di Kantor Pos Indonesia Jalan Asia Afrika No. 49 Bandung, kemarin (17/7).

Perlu diketahui, sejak Mei 2017 lalu, PT. Pos Indonesia atas arahan Presiden RI Joko Widodo, membebaskan biaya kirim bagi donasi buku ke komunitas-komunitas peduli literasi. Program tersebut dilaksanakan pada tanggal 17 setiap bulannya. Warga bisa mengirimkan donasi buku maksimal seberat 10 kg di kantor pos manapun di Indonesia.

”Kami sangat mendukung program istimewa ini, karena statistik menunjukan melek literasinya menunjukan diangka 60-an,” lanjutnya

Kang Emil pun mengaku prihatin dengan budaya membaca orang Indonesia yang masih belum terlihat. Hal ini dibuktikan dengan masih banyaknya orang Indonesia yang kerap mudah terprovokasi ketika menerima informasi yang belum jelas kebenarannya. ”Karena kita ini budaya ngobrol di sosial media, baru baca dua paragraf aja sudah lelah, ini lah tantangan zaman,” ungkapnya.

Dia menambahkan untuk meningkatkan budaya literasi warga Kota Bandung, Pemerintah Kota Bandung kini sedang menjalankan program satu kelurahan satu perpustakaan. ”Di Kota Bandung kita sudah punya program satu kelurahan satu perpustakaan,” tambahnya.

Diapun berharap dengan diselenggarakannya kegiatan serta program yang telah dijalankan oleh pemkot, warga Kota Bandung bisa lebih cerdas dan mencari kebenaran ketika menerima suatu informasi. ”Semoga kita bisa menjadi generasi yang tabayun, jangan mengkonsumsi informasi tanpa verifikasi”.

”Mudah-mudahan dengan cara ini, upaya untuk meningkatkan indeks literasi dan mencerdaskan warga Bandung bisa lebih cepat tercapai,” harapnya.

Saat ini, Kantor Perpustakaan dan Arsip Kota Bandung terletak di Jalan Seram (sebelumnya di Jalan Caringin) juga tengah berbenah untuk semakin meningkatkan pelayanan. “Kita Insya Allah punya perpustakaan kota yang representatif,” imbuhnya. (mg/bill/any/ign)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here