Dorong Berdiri Perguruan Tinggi Swasta

Berikan Kesempatan Masyarakat KBB

15
SESUAI POTENSI: Sebuah perguruan tinggi pariwisata sedang dibangun di kawasan Lembang untuk memberikan kesempatan masyarakat lulusan SMA/SMK di Kabupaten Bandung Barat dan sekitarnya mengecap pendidikan perguruan tinggi.

jabarekspres.com, NGAMPRAH – DPRD Kabupaten Bandung Barat (KBB) mendorong agar dapat berdiri sejumlah perguruan tinggi baik negeri maupun swasta.

Hal itu guna meningkatkan sumber daya manusia (SDM) serta memberikan kemudahan bagi warga KBB untuk melanjutkan ke perguruan tinggi dengan jarak yang lebih dekat.

Demikian diungkapkan Anggota DPRD Kabupaten Bandung Barat, Eber Simbolon di Padalarang, kemarin.

Menurut politisi Partai Hanura ini, hadirnya perguruan tinggi di Kabupaten Bandung Barat sangat dibutuhkan. Hal itu melihat potensi dari warga Bandung Barat yang cukup tinggi untuk melanjutkan ke perguruan tinggi.

Sejauh ini, kata dia, sudah ada dua perguruan tinggi yang akan berdiri di Kabupaten Bandung Barat. Pertama, Universitas Kristen Maranatha berlokasi di Kota Baru Parahyangan. Kedua, Universitas Katolik Parahyangan di Desa Tagog Apu Padalarang.

“Sudah ada dua universitas yang akan berdiri di Kabupaten Bandung Barat. Untuk Maranatha itu sekarang tengah dalam pembangunan, itu diketahui setelah saya mengecek langsung ke lokasi. Kedua, Parahyangan juga akan berdiri di Tagog Apu. Wilayah Kabupaten Bandung Barat ini memang cocok hadirnya perguruan tinggi, selain akses yang memadai juga potensinya SDM-nya jelas ada,” katanya.

Eber menambahkan, selain kedua perguruan tinggi tadi, diharapkan hadir juga perguruan tinggi lainnya seperti khusus di bidang pariwisata. Karena, sesuai dengan kondisi geografis Kabupaten Bandung Barat yang memiliki keunggulan di bidang pariwisata mulai dari perhotelan dan objek wisata. “Apalagi kalau hadir perguruan tinggi di bidang pariwisata, tentu dewan mendukung sekali,” katanya.

Namun demikian, ujar dia, pemerintah daerah juga harus mampu menjalin kerjasama dengan berbagai perguruan tinggi yang akan berdiri di Kabupaten Bandung Barat. Salah satunya harus ada MoU soal skala prioritas warga Kabupaten Bandung Barat saat masuk ke perguruan tinggi tersebut. “Artinya kalau warga Kabupaten Bandung Barat yang ingin masuk perguruan tinggi harus diberikan kemudahan dan prioritas utama. Makanya, harus ada MoU,” ujarnya.

Sementara itu, dalam waktu dekat akan berdiri juga perguruan tinggi khusus pariwisata di kawasan Lembang yakni Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung (NHI Bandung). Hal itu dibenarkan Ade Rahmanto selaku Ketua Yayasan Kopensi Sekolah Tinggi Pariwisata (STP Bandung). “Benar, di Lembang ini akan berdiri sekolah tinggi pariwisata atau yang dikenal NHI. Ini sekolah swasta yang membuka jurusan hotel. Sekolah ini sampai D3 yang menginduk ke STP Bandung,” katanya.

Dia menyebutkan, pembangunan saat ini masih berlangsung yang diperkirakan mencapai 52 persen. Pembangunan tahap pertama di atas lahan seluas 733 meter persegi. Selanjutnya diperluas hingga 2500 meter persegi lantaran minat yang masuk ke NHI cukup tinggi. “NHI itu di bawah STP Bandung, hanya bedanya kami itu swasta kalau STP Bandung sekolah negeri. NHI yang ada di Lembang ini mampu menampung siswa sampai 400 orang,” kata Ade seraya menyebutkan bangunan ini memiliki 3 lantai dengan ruang teori dan praktek. (drx)

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here