Dituding Tak Penuhi Janji Pada Keluarga Zoya

jabarekspres.com, PURWAKARTA – Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi menampik tudingan Abdul Chalim selaku pengacara keluarga Muhammad Al Azhar alias Zoya, korban aksi massa salah sasaran akibat dituduh mencuri amplifier beberapa waktu yang lalu.

Pengacara itu menyebut Dedi Mulyadi sampai hari ini belum memenuhi janjinya untuk memberikan santunan per bulan kepada istri dan anak alhamrhum sebesar Rp1,5 Juta per bulan.

Menanggapi hal ini, pria yang kini lekat dengan peci hitam tersebut mengatakan sampai hari ini belum menerima re­kening bank. Padahal sebe­lumnya dia minta untuk ke­perluan transfer santunan yang akan diberikannya.

Meski begitu, dalam per­hitungan dirinya, dana yang diberikan saat dia berkunjung ke rumah korban di Kampung Jati RT 04/05, Desa Cikarang, Kecamatan Cikarang Utara pada Senin (7/8), sudah cukup untuk biaya persalinan bahkan jika dilakukan melalui proses caesar dan cukup memenuhi kebutuhan sehari-hari selama beberapa waktu.

”Saya belum terima rekening pribadi Ibu Siti Zubaidah, jadi belum bisa mengirimkan dana santunan lanjutan. Saya kira (dana) yang kemarin itu cukup kok,” jelas Dedi, kemarin (8/9).

Pernyataan pengacara yang dilansir melalui salah satu media online nasional terse­but pada Kamis (7/8) kemarin, menurut Dedi akan diklarifi­kasi langsung kepada pihak keluarga korban dengan mengirimkan staffnya langs­ung ke kediaman mereka. ”Sudah saya utus staff barusan kepada pihak keluarga korban. Ditambah santunan untuk 3 bulan ke depan,” ungkapnya.

Dedi juga sempat mengim­bau pada semua pihak agar bahu membahu untuk mem­bantu sesama yang membu­tuhkan sekaligus mensyukuri­nya. Menurut dia, tidak etis jika setiap langkah solidaritas kepada sesama menjadi po­lemik yang bersifat politis. ”Eh saya kaget dengar berita itu, ya janganlah dipolitisir,” pung­kasnya sambil berseloroh.

Sebelumnya, Abdul Chalim mengaku akan mengingatkan para pejabat publik yang telah memberikan janji akan mem­bantu keluarga Zoya. ”Kalau mereka menjanjikan ya mong­go. Kalau diingatkan nggak jadi ya cukup tahu saja,” tan­dasnya ketus.

Sementara itu, pihak kelu­arga Zoya dalam hal ini istrinya, Siti Zubaidah mengaku tidak tahu menahu atas berbagai bantuan yang pernah dijanjikan oleh para pejabat yang datang melayat ke kediamannya. Semua itu kata dia, sudah diurus pengacaranya.

”Pengacara yang mengurus semua, saya gak tau apa-apa,” pungkasnya. (rls/mas/epl)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here