Disparbud Lakukan Koordinasi Pergantian Tahun

SOREANG – Untuk menghadapi menjelang Natal dan Tahun Baru, Dinas Pariwisata dan budaya (Disparbud) Kabupaten Bandung, akan lebih serius melakukan penanganan persiapan lonjakan wisatawan yang merayakan pergantian tahun 2017-2018 nanti.

Kabid Pemasaran Disparbud Vena Andriawan mengatakan, pihaknya akan melakukan rapat koordinasi dengan sejumlah instansi terkait, seperti pihak Kepolisian, Satpol PP, Dishub dan untur TNI untuk antisipasi lonjakan wisatawan.

Menurutnya, menjelang akhir tahun ini dapat dipastikan akan banyak orang yang akan pergi ke tempat wisata. Sehingga, pihaknya harus memberikan rasa nyaman dan aman bagi wisatawan yang berkunjung di obyek-obyek wisata.

“Rapat koordinasi ini akan segera dilaksanakan dan kita masih menunggu tindak lanjut dari sekretariat Daerah, untuk melakukan rapat persiapan,”jelas Vena ketika ditemui kemarin (14/12)

Dirinya menilai, seiiring dengan telah diremikannya tol Soreang – Pasirkoja dapat dipastikan nanti akan terjadi lonjakan wisatawan. Terlebih, berdasarkan informasi seluruh hotel dan villa diwilayah Bandng Selatan sudah habis dipesan.

Untuk itu, rapat koordinasi nantinya akan mengitung dan memetakan arus kendaraan yang masuk. Terlebih, sebelum akhir tahun saja, wisatawan yang masuk ke tol Soroja sudah padat hingga 8 Kilometer (Km).

“Nah apalagi nanti menjelang pergantian tahun, pasti akan lebih padat lagi,” ungkapnya.

Selain mengundang instansi terkait untuk pengamanannya, lanjut Vena, akan mengundang para pengelola objek wisata, dan berkaitan dengan persiapan menghadapi lonjakan pengunjung.
untuk mengetahui lonjakan wisatawan, persiapan sarana parkir, dan flow kontrol.

“ Objek wisata seperti Pangalengan, Ciwidey dan lain-lainnya, setiap penggantian tahun pasti wisatwaan akan mencari tempat yang best spot,” jelasnya.

Selain itu, Disparbud juga akan ambil bagian membuat konsep acara dimalam pergantian tahun. Sedangkan untuk tempat dilaksanakan di Gedung Balerame.

“Untuk acaranya lebih kepada aspresiasi seni dan budaya, dan kontennya akan lebih ke budaya dan religi,”kata dia.

“Vena menambahkan, tujuan diselenggarakan apresiasi seni dan budaya dengan konsep religi ini agar memberikan pembelajaran kepada masyarakat bahwa malam pergantian tahun tidak harus dihabiskan dengan hura-hura.

“Kami akan berkoordinasi dengan pihak protokol dan vendor untu bekerjasama membuat acara pergantian tahun nanti,” pungkas Vena (yul/yan)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan