DBL-Ardiles Luncurkan 3 Tipe Sepatu Basket

21
HENDRA EKA/JAWA POS
HARGA TERJANGKAU: Presiden Direktur DBL Indonesia Azrul Ananda (tiga dari kanan) bersama Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi (tengah), dan Manager Marketing Division Ardiles Liong Pangkey (dua dari kiri) saat peresmian DBL X Ardiles di Gandaria City, Jakarta, kemarin (11/10).

jabarekspres.com, JAKARTA – Kemarin (11/10), perusahaan sports management terbesar di tanah air DBL Indonesia dan produsen sepatu terbesar Indonesia Ardiles berkolaborasi meluncurkan lima seri sepatu basket. Kehadiran seri sepatu basket ini dalam rangka menjadikan olahraga bola basket semakin inklusif dan mudah diikuti oleh seluruh lapisan anak muda dari Aceh hingga Papua.

Founder sekaligus Presiden Direktur DBL Indonesia Azrul Ananda menceritakan pengalamannya berkeliling Indonesia selama penyelenggaraan Honda Developmental Basketball League (DBL) serta Junio Junior Basketball League (JRBL) di 25 kota, 22 provinsi. “Selama bertahun-tahun itu menyelenggarakan kompetisi basket dengan standar tinggi dari Aceh sampai Papua, kami menemukan barrier demi barrier yang menghalangi semakin banyak anak untuk bisa bermain basket. Yang paling menghalangi ternyata adalah sepatu,” ujarnya.

Karena kesulitan mengakses sepatu berkualitas tinggi, banyak anak muda Indonesia yang sehari-hari nekat bermain basket telanjang kaki. Dengan segala risikonya. Dan yang paling menyedihkan, sangat sering dijumpai anak bermain basket dengan menggunakan sepatu palsu. Padahal, belum tentu ada jaminan kualitas dan keamanannya.

Tidak sedikit pula anak yang cedera karena masalah sepatu itu. Misalnya, cedera engkel parah karena orang tuanya memaksakan beli sepatu yang kebesaran. Tentu untuk alasan ekonomis, supaya tidak perlu beli sepatu lagi hingga nanti kekecilan.

Atau, anak itu cedera karena ”sepatu basket bagusnya” hanya dipakai saat pertandingan. Ketika latihan, dia menggunakan sepatu lari atau yang lain, dan itu mengakibatkan cedera. Semua permasalahan itu paling terasa di kota-kota kecil atau di kota-kota di luar Pulau Jawa.

“Kami percaya, untuk basket bisa berkembang, harus meningkatkan partisipasi. Nantinya, partisipasi itulah yang akan menghasilkan dan membiayai prestasi. Sepatu ini kami dedikasikan bagi pemain basket di seluruh Indonesia, seluruh lapisan masyarakat, diciptakan untuk menghilangkan segala batasan yang bisa menghalangi seseorang mewujudkan impiannya bermain bola basket,” tambah Azrul yang telah 13 tahun menggeluti perbasketan nasional.

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Imam Nahrawi yang hadir di peluncuran sepatu DBL mengutarakan rasa bangganya terhadap kehadiran produk lokal yang membawa misi baik meningkatkan minat olahraga di Indonesia, khususnya di bola basket. “Kami di Kemenpora ingin melihat kebangkitan olahraga Indonesia dari daerah-daerah, dari desa-desa. Penyediaan fasilitas, termasuk sepatu basket yang terjangkau masyarakat ini, tentu akan mendukung upaya membangkitkan olahraga tanah air. Insya Allah di mana suatu daerah yang olahraganya bangkit, maka negara dan bangsanya akan kuat karena di sana ada sportivitas, persatuan, dan kejujuran,” jelas Imam.

Mengusung niat baik memacu anak muda mewujudkan mimpinya bermain basket, sepatu DBL menunjuk pebasket muda Indonesia Abraham Damar Grahita sebagai ambassador-nya. Abraham adalah pebasket yang namanya semakin bersinar setelah ikut dalam timnas SEA Games 2017 dan berhasil membawa pulang medali perak. Abraham dipilih karena dapat menginspirasi anak muda di Indonesia untuk bekerja keras menggapai mimpi.

“Saya besar dan bermain basket dari Bangka Belitung. Jadi, saya tahu betul bagaimana kami di daerah kesulitan mendapatkan fasilitas olahraga yang baik. Sepatu basket pun sulit dijangkau. Saya berharap sepatu basket DBL akan membantu memotivasi teman-teman anak muda di daerah untuk terus mewujudkan mimpinya, khususnya di bidang basket,” cerita Abraham. “Kalau saya bisa, siapapun pasti bisa. Asalkan ada niat dan kerja keras,” pesannya.

Sepatu basket DBL edisi perdana hadir dalam tiga tipe dan lima varian warna. Yang pertama tipe Fundamental yang tersedia dalam pilihan warna Bred (hitam-merah) dan Chicago (hitam-merah-putih). Berikutnya tipe Pride dalam variasi warna Navy-Yellow dan Chicago (hitam-merah-putih). Sedangkan tipe yang ketiga dibuat secara spesial. Menjadi lebih menarik dan wajib dikoleksi karena dibubuhkan tanda tangan Azrul Ananda di sisi luar sepatu dan diberi nama AZA 5 serta hadir dalam warna Black-Yellow.

Seluruh sepatu ini bisa didapatkan dengan mudah di DBL Store flagship Surabaya, secara online di dbl-store.com, dan berbagai jaringan penjualan retail Ardiles yang tersebar di seluruh Indonesia. (*)

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here