Dahlan Iskan: Segera Manfaatkan Peluang

38
dahlan-tel-u
TAOFIK HIDAYAT/JABAR EKSPRES
BERI MOTIVASI: Tokoh nasional Dahlan Iskan (tengah) saat mendorong mahasiswa untuk segera membuka wirausaha.

jabarekspres.com, BANDUNG – Tokoh nasional Dahlan Iskan menegaskan, pemuda harus lebih pintar dalam menangkap segala bentuk peluang. Sebab, kemajuan teknologi saat ini memungkinkan para pemuda untuk lebih kreatif dalam memanfaatkan usaha.

Hal tersebut diungkapkan Dahlan Iskan di depan ribuan mahasiswa Telkom University dalam seminar pemuda 2017, Sabtu lalu (28/10).

Dahlan mengisi seminar tersebut dengan cukup lugas, tidak menggurui. Dia bahkan mengajak mahasiswa untuk bertanya jawab prihal bagaimana memulai usaha sejak muda.

”Sebelum saya masuk dan berbicara pada Anda di sini, saya tadi jajan makan. Hasil mahasiswa di sini, makanan­nya enak,” ungkapnya.

Dia lantas bertanya ke sejum­lah mahasiswa mengenai apa yang bisa dijual ketika ada peluang berjualan. Jawabannya, macam-macam. Rata-rata menjawab berjualan makanan.

”Berjualan makanan di Bandung harus lebih inovatif, karena sudah banyak yang berjualan makanan dengan variasi aneh. Tapi di situ tan­tangannya,” ungkapnya lagi.

Dahlan pun lantas bertanya, ketika peluang itu ada, bagai­mana cara mereka menyikapi peluang tersebut di tengah keterbatasan. Utamanya, be­saran modal. Tentu, para ma­hasiswa itu gelagapan ketika ditanya begitu. Tapi para ma­hasiswa pun akhirnya mang­gut-manggut ketika disodorkan jawaban dari seorang maha­siswi yang sukses membuka butik jasa penyewaan pakaian.

”Polanya cerdas, dia pinjam uang ibunya untuk modal bikin butik penyewaan pa­kaian. Kalau dalam setahun bisa balikin modal, luar biasa keren. Apalagi, saat ini dia juga malah bisa menggaji ibunya sendiri,” tuturnya.

”Lebih keren lagi, usaha itu kini dia lepas ke adiknya dan mencari usaha lain yang lebih menantang,” sambungnya.

Pria yang hingga kini aktif menulis tersebut mengatakan, tidak satu orang pun yang lahir dari gen khusus. Contoh pen­gusaha. Begitu pun dia seba­gai bos koran dengan jaring­an terbesar se-Indonesia.

Menurut dia, tidak ada orang yang lahir membawa gen pen­gusaha. Yang mana, ketika dia mulai berbisnis, dia kelak akan berhasil dengan mudah.

Nyatanya, menurut Dahlan, seorang pengusaha terbentuk dari iklim atau lingkungan di mana dia hidup dan bergaul. ”Contoh paling nyata adalah orang Tionghoa. Mereka sukses jadi pengusaha bukan karena membawa gen orangtuanya. Tapi lingkungan mereka yang membentuk mereka menjadi pengusaha sukses,” urainya.

Bagaimana lantas mereka jadi pengusaha sukses? Men­urut Dahlan, pengusaha sukses adalah sosok yang bisa me­manfaatkan setiap celah yang muncul dengan cepat dan konsisten. Tidak menunggu waktu, besok, lusa atau tahun depan. ”Yang paling sering menjadi alasan biasanya menunggu modal,” ucapnya.

Pria berkacamata ini men­gungkapkan, tidak ada peluang datang kepada orang yang diam, menunggu. Artinya, peluang itu dijemput, dicari. Jika sudah ada, segera kerjakan. ”Soal hasil, belakangan. Jangan dulu mengukur pekerjaan dengan nilai akhir,” paparnya.

”Orang mungkin memang tidak jeli, tidak percaya diri, malas, nunggu donatur nga­sih modal dan macam-ma­cam,” sambungnya. (rus/rie)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here