Buka Peluang UMKM Harus Go Online

16
UMKM
HARUS DIDORONG: pelaku UMKM sedang memerkan hasil kerajinan tangan pada sebuah ajang pameran yang di selenggarakan Kementrian Industri.

jabarekspres.com, NGAMPRAH – Dinas Komunikasi, Informasi, dan Statistik Kabupaten Bandung Barat bekerjasama dengan Relawan Teknologi Informasi dan Komunitas (TIK) memfasilitasi dan memberikan edukasi kepada para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk bisa memasarkan produk dengan sistem online.

Bupati Kabupaten Bandung Abubakar mengatakan, di KBB sebetulnya sangat banyak UMKM namun sejauh ini dalam memasarkan masih mengandalkan konvensional.

Untuk itu, dengan adanya pelatihan yang di gagas Diskominfo tersebut diharapkan akan menjadi gerbang kemajuan bagi pelaku UMKM untuk lebih luas lagi dalam emmasarkan produknya.

“Sekarang itu, perkembangan teknologi sudah canggih UMKM harus bisa memanfaatkannya,”jelas Abaubakar ketika di temui kemarin (18/10)

Menurutnya, kegiatan edukasi UMKM dengan tajuk Go Online Diharapkan, dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya bagi para pelaku usaha. Sehingga, nantinya dapat memajukan perekonomian daerah.

“Jadi kita latih dulu pengembangan SDM nya khususnya para pelaku UMKM,” katanya.

Abubakar memaparkan, dengan di bukanya dunia online bagi UMKM sebetulnya peluang pemasaran yang didapatkan akan semakin terbuka luas. Sebab, dengan bantuan internet seluruh dunia bisa mengetahuinya.

Sementara itu, Dewan Penasihat Relawan Teknologi Informasi Komunikasi (TIK) Kabupaten Bandung Barat, Elin Suharliah Abubakar merasa bangga kepada para relawan TIK yang selalu hadir dan memberikan bantuan serta edukasi kepada masyarakat agar menjadi masyarakat Bandung Barat yang CERMAT, Kreatif, Produktif dan Inovatif.

“Dengan adanya internet bisa langsung memasarkan produk dagangannya tidak harus pergi kemana-mana cukup di rumah saja bisa memasarkan produknya sendiri,” kata Elin yang juga sebagai Ketua Dekranasda Kabupaten Bandung Barat.

Menurut Elin, internet sekarang bukan hanya untuk mencari informasi, namun juga bisa melakukan transaksi ekonomi. Ini menjadi peluang besar untuk memasarkan produk-produk pelaku UMKM tanpa biaya terlalu besar buat pemasaran. “Manfaatkan peluang ini agar usaha para pelaku UMKM ini bisa terus maju,” katanya.

Sementara itu, Riksa Rifqi Fuadi, Ketua Relawan TIK Kabupaten Bandung Barat menyebutkan, launching website desa di antaranya di Desa Ciroyom, Desa Ciharashas dan Desa Sirnagalih.

“Kegiatan diikuti sekitar 500 orang dari pelaku UMKM binaan desa dan Dinas Perikanan dan Peternakan. Kami juga menargetkan seluruh desa sudah bisa memiliki website desa ini untuk menunjang kinerja mereka sekaligus bisa memanfaatkannya,” pungkasnya. (drx/yan)

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here