BPI –KPNPA Siap Tampil Didepan Dukung KPK

Dugaan Pelemahan KPK Mulai Terkuak

25
BPI –KPNPA
BERIKAN SAMBUTAN: Ketua BPI KPNPA Jabar memberikan arahan kepada anggotanya untuk membentu KPK.

jabarekspres.com, BANDUNG – Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara Pengawas Anggaran (BPI –KPNPA) Provinsi Jawa Barat menyatakan dukungan sepenuhnya untuk membantu Komisi Pemberantasan Pemilu (KPK) dalam memberikan informasi untuk memberantas korupsi yang terjadi di Institusi pemerintahan yang ada di Jabar.

Ketua BPI –KPNPA Jabar Yunan Buwana mengatakan, saat ini langkah-langkah KPK dalam memberantas dan mengungkap kasus korupsi sudah sangat baik. Namun, harus ditingkatkan pengawasannya. Terlebih, indikasi dan dugangan korupsi penyalahgunaan anggaran bisa saja terjadi.

Menurutnya, sebagai lembaga Independen pihaknya akan ikut berperan dalam memberikan informasi dan masukan terhadap dugaan tindakkan korupsi yang ada di Jabar. Dengan begitu, KPK akan dengan mudah mengambil tindakan dan langkah lanjutan untuk mengasi atau mengambil tindakan penyilidikan.

Selain itu, kerjasama kelembaga dengan berbagai institusi penegak hukum BPI – KPNPA dengan Polda Jabar dan Kejaksaan Tinggi terus dibangun untuk menjalin kesapahaman dalam upaya pemberantasan korupsi.

Lihat Juga:  Eva Celia Bicara Cinta dan Harapan

“Kesepahaman ini kita jalin dalam bentuk diskusi kemarin dan seluruh anggota BPI – KNPNA harus memiliki ilmu mengenai modus-modus apa saja yang biasanya digunakan untuk melakukan tindakan korupsi,”jelas Yunan ketika ditemui di Sekretariat Kantor BPI-KPNPA kemarin (11/9)

Yunan menegaskan, Lembaga yang dipimpinya sebetulnya memiliki tugas sebagai kontrol sosial khusus mengawasi pelaksanaan penggunaan anggaran di pemerintahan. Sebab, dana pemerintah yang digunakan untuk pembangunan harus dikembalikan dalam bentuk manfaat bagi masyarakat. Bukan untuk masuk kantong pribadi.

Dirinya menilai, selama ini Pemberantasan Korupsi di Indonesia belum mampu menunjukkan efek jera bagi para pelakunya. Sebab, pada kenyataannya vonis yang dijatuhkan terlalu ringan.Hal ini tidak sebanding dengan kerugian negara yang mereka lakukan dengan menggunakan uang milik rakyat.

Lihat Juga:  Dua Pemain Harus Absen ke Serui

“Tentu saja hal ini tidak memenuhi rasa keadilan di masyarakat dan kami mengusulkan kepada presiden agar Koruptor dihukum mati, tegasnya.

Lebih lanjut Yunan mengatakan, saat ini ada indikasi ingin melemahkan KPK dengan cara bermacam-macam. Hal ini sebagai usaha dari para mafia yang selalu terlibat praktek korupsi tidak ingin terusik dengan sepakterjang KPK.

Untuk itu, dirinya bersama BPI – KPNPA mendukung penuh KPK untuk terus memberantas korusi sampai akar-akarnya. Bahkan dia menegaskan akan selalu berada dibarisan terdepan untuk menghadang upaya pelemahan dan wacana pembekuan KPK.

“Kita semua tahu upaya pelamehan tersebut digulirkan oleh Pansus di DPR RI dengan alasan yang bermacam-macam, kita sudah tahu mau kemana ini arahnya,”Pungkas Yunan
Sementara itu Juru Bicara KPK, Febri Diansyah saat dikonfirmasi via WhatApp pada Sabtu, 10 September 2017 mengakui jika ada beberapa sikap anggota DPR RI yang mengarah kearah itu. Namun, sebagai institusi resmi dibawah presiden langsung apa yang terjadi dengan KPK akan menjadi contoh dan perhatian bagi publik apakah sebenarnya ingin mendukung pemberantasan korupsi atau tidak.

Lihat Juga:  Lagi, Venue Menembak Tertunda

“Sejumlah pihak mengatakan bahwa segala proses yang sedang berjalan saat ini untuk mendukung pemberantasan korupsi,” ujarnya.

Untuk itu, jika KPK dibekukan, menurut Febri, tentunya yang diuntungkan para pelaku korupsi baik yang akan melakukan atau mereka yang diduga, yang sedang berproses sebagai tersangka atau terdakwa.

“Kami sangat mengapresiasi kepada masyarakat luas yang mendukung KPK, saya ucapkan terimakasih,”tutup Febri (yan)

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.