Bank Syari’ah Mandiri Berdayakan Jamaah Masjid

16
Bank Syariah Mandiri
AHMAD TAOFIK/HABAR EKSPRES
EKONOMI UMMAT: (kiri-kanan) Branch manager Kantor cabang Bandung dago BSM Dimas Al Ichsan, perwakilan DKM Al Magfiroh Purwakarta Uus Mulyadi dan Direktur Eksekutif Laznas (Lembaga Amil Zakat Nasional) BSM Umat, Rizqi Okto Priansyah foto bersama usai workshop baru-baru ini.

jabarekspres.com, BANDUNG – Bank Syariah Mandiri Region Office IV bekerja sama dengan Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZ) Bangun Sejahtera Mitra (BSM) menggelar workshop Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Masjid di Holiday Inn Hotel, Jalan Pasteur, Kota Bandung, belum lama ini. Pelatihan ini merupakan rangkaian program BSM Mengalirkan Berkah yang menjadi salah satu program Corporate Social Responsibility (CSR) BSM dan LAZ BSM Umat.

Pelatihan diikuti 42 peserta perwakilan 42 masjid binaan Kantor Cabang dan Region IV /Jawa 1 BSM di wilayah Jawa Barat. Selama pelatihan, peserta akan mendapatkan pemahaman  strategi pemberdayaan masjid dan manajemen keuangan masjid.

Area Branch Manager Mandiri Syariah Bandung Dimas Al-Ichsan mengatakan, Mandiri Syariah ingin berperan dalam  menjadikan masjid sebagai sarana Pemberdayaan Masyarakat.

”Sejalan dengan pilar pelaksanaan CSR BSM yaitu spiritualisme, nasionalisme dan kesejahteraan, kami concern pada pengelolaan manajemen masjid yang sudah seharusnya dilakukan secara professional,” kata Dimas.

Menurut dia, keberadaan masjid di tengah masyarakat memiliki makna strategis untuk meningkatkan spiritual, pendidikan dan sosial ekonomi masyarakat.

Sementara itu Direktur Eksekutif LAZ BSM Umat Rizqi Okto Priansyah menjelaskan, tujuan pelatihan adalah untuk menjadikan setiap masjid yang berada di lingkungan kerja BSM sebagai pusat dari segala kegiatan, sehingga di perlukan peningkatan kapasitas pengurus masjid dalam mengatur aktivitas masjid.

”Saat ini baru ada dua masjid dari total 850 ribu masjid di Indonesia yang telah mendapatkan sertifikasi ISO 9001. Sebelumnya kami menyenggarakan pelatihan sejenis di Yogyakarta, Insya Allah setelah Bandung, kami akan melakukan pelatihan sejenis di kota-kota lain” terang Rizqi.

”Melalui pelatihan ini, kami ingin berperan aktif dalam mendukung masjid menuju sertifikasi ISO 9001. Semoga ke depannya manajemen dan operasional masjid dapat menjadi pusat kegiatan masyarakat sehingga mampu menjadi masjid yang berdaya guna menuju umat yang lebih sejahtera ” tutup Rizqi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here