bank bjb Siapkan Rp 9,6 Triliun

jabarekspres.com, BANDUNG – bank bjb menyiapkan dana likuiditas sebesar Rp 9,6 triliun untuk kebutuhan dana masyarakat pada Ramadan dan menjelang Lebaran. Utamanya, dana itu didistribusikan ke seluruh jaringan kantor bank bjb, terutama ke sejumlah kota tujuan mudik.

Direktur Utama bank bjb Ahmad Irfan mengatakan, semua unit bank bjb menerima penukaran uang. Namun, penukaran hanya bisa dilakukan di cabang-cabang yang telah ditunjuk oleh bank bjb.

”Kami juga siagakan ATM di berbagai titik. Semua unit juga siaga mengantisipasi kekosongan ketika terjadi lonjakan transaksi,” kata Ahmad Irfan, kemarin (19/6).

Dia mengatakan, angka dana likuiditas tersebut naik dari tahun lalu yaitu hanya Rp 5 triliun. Kenaikan tersebut utamanya terjadi karena ada beberapa angenda yang berlangsung bersamaan: Lebaran, pencairan gaji 13-4 PNS, Dana Bantuan Operasronal Sekolah (BOS) hingga hingga tahun ajaran baru pendidikan.

”Tahun ini kebutuhan dana likuiditas naik 30 persen,” kata Irfan.

Irfan menambahkan, Jabar menjadi daerah paling besar untuk kebutuhan dana likuiditas. Sementara untuk tingkat kota, Bekasi, Depok dan Bandung menjadi tiga urutan tertinggi untuk kebutuhan dana likuiditas.

Senior Vice President Divisi Corporate Secretary Hakim Putratama menambahkan, khusus Kota Bandung dan sekitarnya, bank bib akan menyuapkan dana likuiditas sebesar  Rp 3,4 triliun. ”Untuk uang pecahan kecil (UPK) sudah berjalan sejak 5-16 Juni untuk wilayah Jakarta. Untuk Bandung terhitung 5 hingga 22 Juni,” kata Hakim dalam acara Buka Puasa Bersama Insan Pers Jawa Barat di Trans Luxury Hotel, kemarin.

Menurut dia, Bank lndonesia telah menyediakan uang kartal untuk persrapan Lebaran senilar Rp 167 triliun. Uang kartel tersebut telah drsebarkan ke seluruh kantor perwakilan Bl di Indonesia untuk kebutuhan selama Ramadan dan Lebaran. ”Kami juga mengimbau agar masyarakat menukarkan uang baru untuk perersiapan Lebaran di tempat resmi Hal itu dilakukan untuk mencegah peredaran uang palsu,” tegas Hakim. (rie)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here