bank bjb Raih Juara 1 Annual Report Award 2016

Ahmad Irfan: Ini Hasil Kerjasama Semua Pihak

1
KERJASAMA TIM: Direktur Utama bank bjb Ahmad Irfan (tengah) didampingi sejumlah direksi serta staf berfoto usai menerima Anual Report Award 2016, belum lama ini di Jakarta.

jabarekspres.com, JAKARTA – bank bjb yang terus mengepakan sayapnya mampu tumbuh berkualitas di atas rata-rata industri perbankan di Indonesia. Hal itu dibuktikan prestasinya dengan meraih salah satu ajang prestisius Annual Report Award (ARA) Tahun Buku 2016, dengan predikat juara 1 pada kategori BUMD Listed Company.

Gelaran penghargaan ARA ini merupakan kali ke-16, yang diterima langsung Direktur Utama bank bjb Ahmad Irfan. Turut hadir Komisaris Utama Independen bank bjb Klemi Subiyantoro, Direktur Keu­angan bank bjb Nia Kania serta jajaran manajemen bank bjb.

”Penghargaan ini merupakan hasil kerjasama tim seluruh jajaran bank bjb yang apik berharmonisasi secara cerdas dalam bekerja. Sehingga mampu mengantarkan bank bjb meraih predikat juara 1 ARA 2016,” papar Direktur Ahmad Irfan usai menerima penghargaan, belum lama ini, di Jakarta.

Untuk diketahui, ARA di­canangkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), bekerja sama dengan Kementerian BUMN, Direktorat Jenderal Pajak, Bank Indonesia, Bursa Efek Indonesia, Komite Na­sional Kebijakan Governance (KNKG), dan Ikatan Akuntan Indonesia. Tujuannya, me­ningkatkan kualitas infor­masi dan governance.

ARA adalah salah satu pen­ghargaan yang prestisius dengan menilai kualitas Pe­nerapan Good Corporate Governance dengan menga­cu pada ketentuan penilaian yang berlaku secara interna­sional. Dengan mengusung tema ”Kualitas Keterbukaan Informasi untuk Mendukung Kinerja Perusahaan Secara Berkelanjutan dalam Meme­nangkan Persaingan Global”.

Ahmad Irfan mengatakan, dengan berhasil menyandang predikat juara 1 pada kate­gori BUMD Listed Company, bank bjb telah menunjukkan komitmennya sebagai Bank Pembangunan Daerah terbe­sar di Indonesia yang telah mengimplementasikan prin­sip-prinsip tata kelola peru­sahaan dengan sangat baik. Termasuk patuh dan melaks­anakan setiap ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku.

Dampaknya, hal itu mampu mengantarkan bank bjb se­bagai salah satu bank berki­nerja baik di Indonesia dengan mampu mencatatkan pertum­buhan kinerja yang positif.

Sebagai informasi, bank bjb mencatatkan kinerja keuangan pada Triwulan II 2017 dengan total Dana Pihak Ketiga (DPK) yang berhasil dihimpun dari masyarakat naik menjadi se­besar Rp 85,4 triliun atau tumbuh 15,6 persen year on year (y-o-y).

Saat ini, total aset bank bjb tercatat sebesar Rp 108,6 tri­liun atau tumbuh 11,7 persen y-o-y. Sebagai lembaga per­bankan yang menjalankan fungsi intermediasi, bank bjb juga berhasil mencatatkan pertumbuhan kredit yang cukup baik yakni mencapai 12,9 persen y-o-y (jauh di atas rata-rata industri perbankan yang hanya tumbuh 7,77 per­sen) dengan total kredit yang disalurkan bank bjb sebesar Rp 68,2 triliun.

Salah satu penopang keber­hasilan itu, juga dipicu per­tumbuhan kredit yang cukup baik yang diimbangi keber­hasilan bank bjb menjaga Rasio Kredit Bermasalah (NPL) di level 1,57 persen (turun 45 bps) atau jauh lebih baik di­bandingkan Triwulan II 2016 yang berada pada level 2,02 persen.

Kinerja yang positif ini mem­bawa laba bersih bank bjb tercatat sebesar Rp 829 mi­liar. ”Pencapaian kinerja yang kinclong ini tidak terlepas dari dukungan semua pihak yang turut mendukung bank bjb untuk menjadi lebih baik,” terangnya.

Menurut Ifran, dengan stra­tegi sustainable banking yang diterapkan perseroan, yaitu menyusun, menerapkan, serta mengharmonisasikan kebijakan dan business process ke dalam suatu arsitektur ke­bijakan.

”Hal itu menjadikan setiap proses bisnis internal di bank bjb menjadi lebih efektif, efi­sien dan lebih aman bagi kelangsungan bisnis bank bjb secara jangka panjang,” papar Irfan. (rls/rie)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here