Ali Hasan Bakal Rombak Kepengurusan Partai Golkar

NUR AZIZ/BANDUNG EKSPRES
PEGANG AMANAH: Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Golongan Karya Ali Hasan (tengah) mendapat ucapan selamat dari Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Jabar Dedi Mulyadi (berbaju putih) Usai pelantikan di Gedung Vidya Chandra Jalan Sangkuriang, Kelurahan Citeureup Kecamatan Cimahi Utara Kota Cimahi, belum lama ini.

jabarekspres.com, CIMAHI – Setelah resmi dilantik menjadi Ketua Dewan Pengurus Daerah Partai Golongan Karya (DPD Golkar) Kota Cimahi, Ali Hasan bertekad kembalikan taji partai berlambang pohon beringin ini di Kota Cimahi.

Mang Ali -Sapaan akrab Ali Hasan- mengungkapkan, langkah awal yang akan ia lakukan adalah melakukan perombakan kepengurusan partai. Hal tersebut menurutnya adalah suatu langkah realistis yang dilakukan untuk mengbalikan kejayaan partainya di Cimahi.

Demi mewujudkan tekadnya itu, Mang Ali rela melepas jabatannya sebagai Ketua pemenangan pemilu Partai Golkar Kota Bandung dan Kota Cimahi. Hal itu ia lakukan hanya agar bisa fokus membangun dan mengembalikan kejayaan Partai Golkar. Tidak hanya itu, bahkan Mang Ali meminta secara langsung agar kader-kader Partai Golkar di Kota Cimahi bisa kompak dan satu visi untuk memenangkan Partai Golkar ke depannya.

”Perlu diakui memang, saat ini citra Golkar sedang porak-poranda akibat kasus yang menjerat Wali Kota Cimahi non aktif Atty Suharti dan suaminya Itoc Tochija (Ketua DPD Partai Golkar sebelumnya). Tapi saya siap mengembalikan nama baik partai dan memenangkan Golkar di Cimahi, asal semua pengurusnya bisa kompak. Makanya semua jajaran kepengurusannya diperbaharui,” katanya saat ditemui di Kantor DPD Partai Golkar, Jalan Kamarung, Kota Cimahi, kemarin (6/4).

Sebelumnya, DPD Partai Golkar sendiri telah melantik Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) dan Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG). Golkar juga berencana akan melantik Satuan Karya (Satkar) Ulama dan Majelis Dakwah Islamiyah (MDI).

Menurut Mang Ali, semua itu ia lakukan atas dasar keperluan dalam upaya mendongkrak posisi Partai Golkar. Sebab diakuinya, akan teramat sulit untuk bisa memenangkan Partai Golkar hanya bermodal kader alakadarnya.

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR