Ade Tawarkan Visi Sumedang Santun

jabarekspres.com –  Bakal Calon Bupati Sumedang, Ade Irawan menawarkan Visi Sumedang “Santun” (Sejahtera, Agamis, Nyunda Tur Nyakola) dalam kontestasi politik Pilkada 2018 mendatang. Ade Irawan menjadi Cabup/Cawabup pertama yang mengembalikan formulir dalam penjaringan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Sumedang periode 2018-2023 di DPC Gerindra Sumedang.

Ade Irawan mengatakan, pengembalian formulir itu sebagai bukti keseriusan dalam mengikuti Pencalonan Bupati atau Wakil Bupati Sumedang pada Pilkada Sumedang Tahun 2018. Setelah seluruh syarat pendaftaran dipenuhi, dia menyerahkan sepenuhnya kepada Panitia Penjaringan Partai Gerindra untuk diproses sesuai dengan prosedur dan mekanisme organisasi yang berlaku.

“Saya percaya penuh kepada Pengurus Partai Gerindra bahwa proses penjaringan calon bupati atau Wakil Bupati ini akan berlangsung fair serta menjungjung tinggi demokrasi,” katanya. Dosen Unpas Bandung ini, menambahkan jika dilihat dari persyaratan yang disodorkan pihak panitia penjaringan, dia mengaku telah mengisi semua persyaratan administrasi sebagaimana yang tercantum dalam persyaratan penjaringan calon bupati atau wakil bupati dari Gerindra.

“Sekarang tinggal nunggu rekomendasi dari Gerindra. Terkait rekomendasi itu mau diamanahkan kepada calon siapa,  ya saya serahkan sepenuhnya pada DPP Partai Gerindra. Semoga Alloh SWT memberikan yg terbaik bagi diri saya & keluarga dlm Pilkada Sumedang 2018 ini, ” ucapnya santai.

Bendahara Penjaringan Cabup/Cawabup Sumedang dari Partai Gerindra Sumedang,  Titus Diah mengatakan hingga ditutupnya pengambilan formulir  tanggal 26 Juni 2016 pukul 24. 00 WIB, sudah ada lima Cabup/Cawabup Sumedang yang mengambil formulir ke Partai Gerindra Sumedang. Sesuai urutan pengambilan formulir yaitu : 1. Heri Ukasah (Ketua Gerindra Sumedang), 2. Agung Nugraha (Wiraswasta) 3. Erwan Setiawan (Kader Demokrat), 4. Ade Irawan (Dosen Unpas/Mantan Bupati Sumedang), dan 5.  Atje Arifin (Mantan Sekda Sumedang).

Dari kelima pendaftar tersebut, yang sudah mengembalikan formulir sampai Selasa (27/6) baru seorang yaitu Ade Irawan.  “Pa Ade Irawan ini yang pertama mengembalikan formulir. Padahal saat mendaftar dia adalah yang keempat ngambil formulir. Bagi yang tidak mengembalikan formulir hingga Senin (3/7), maka dianggap gugur, ” ucap Titus. Dijelaskan Titus, bahwa Partai Gerindra membuka kesempatan yang seluas-luasnya bagi kader Gerindra ataupun masyarakat umum yang berkeinginan menjadi bakal calon pada pilkada 2018 mendatang. (imn)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan