50 Kebakaran Terjadi di KBB Tahun Ini

3

jabarekspres.com, NGAMPRAH – Sepanjang musim kemarau tahun ini, sudah 50 kejadian kebakaran atau tiga kali lipat dibandingkan dengan tahun lalu. Kebakaran didominasi alang-alang dan sejumlah bangunan rumah di berbagai kecamatan di Kabupaten Bandung Barat. Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Pemadam Kebakaran pada Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Bandung Barat Dadang Dahyar di Ngamprah, kemarin.

Dia menjelaskan, peningkatan kejadian kebakaran mulai dirasakan sejak pertengahan tahun ini. Banyak faktor yang mengakibatkan kebakaran. Mulai dari kondisi cuaca panas hingga korsleting listrik. “Alang-alang menjadi pemicu utama peristiwa kebakaran ini terjadi. Termasuk kebakaran bangunan rumah,” katanya.

Selain alang-alang dan korsleting listrik, sebut dia, faktor lainnya terjadi kebakaran adalah banyaknya masyarakat yang membuang puntung rokok sembarangan dan bocornya tabung gas. Oleh karena itu, sebagai langkah antisipasi agar penangganan kebakaran dapat teratasi dengan baik, maka dia mengimbau masyarakat desa agar warga lebih meningkatkan kewaspadaan pada musim kemarau seperti ini.

Apalagi, diprediksi jumlah kebakaran di Kabupaten Bandung Barat akan terus meningkat selama musim kemarau. Hal ini harus diwaspadai oleh semua pihak termasuk peran masyarakat di masing-masing daerah. “Sebenarnya kebakaran ini dapat dicegah dan diminimalisir. Peran masyarakat salah satunya dengan menjaga lingkungan sekitar,” paparnya.

Dikatakannya, dari beberapa kejadian kebakaran tahun ini, ada sejumlah daerah yang memang sulit ditangani oleh personel, di antaranya Kecamatan Rongga dan Kecamatan Gununghalu.
Adapun menurutnya, keterbatasan jumlah personel maupun minimnya armada menjadi penyebab sulitnya pencegahan kebakaran tersebut.
“Perlengkapan ini memang terbatas jika dibandingkan dengan luas wilayah KBB yang terdiri dari 16 kecamatan. Sehingga wilayah selatan Rongga dan Gununghalu, saat ada kebakaran terkadang kita sulit memadamkan api,” pungkasnya. (drx/yan)

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here