Wacanakan Industri di Satu Lokasi

bandungekspres.co.id, BANDUNG – Pemprov Jabar berencana untuk mengkaji pengelompokan industri dalam satu areal. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi tingginya tingkat pencemaran di Jawa Barat.

Wakil Gubernur Jabar Deddy Mizwar mengatakan, pabrik-pabrik di kawasan Bandung Raya ini seharusnya direlokasi ke dalam satu kawasan industry. Sehingga dapat menekan dampak akibat pembuangan limbah yang sembarangan.

”Kalau dijadiin satu kawasan saya pikir baik dalam pengontrolannya,” jelas Deddy di Gedung Sate, kemarin (22/6).

Menurutnya, langkah relokasi ini rencananya akan dipindahkan ke area pesawahan di Rancaekek. Lokasi ini dinilai cocok untuk industri karena sawahnya sudah tidak produktif.

”Ini juga sudah dibicarakan dengan BPN, prinsipnya disetujui di Rancaekek jadi kawasan industri,” ujar Deddy

Dia mengatakan, seandainya wacana ini bisa terwujud bukan tidak menutup kemungkinan sebagian permasalah pencemaran limbah akan tertangani. Sebab industri nantinya akan dengan mudah dikontrol dalam pengelolaan limbahnya.

Di tempat yang sama, Kepala BPLHD Provinsi Jabar Anang Sudharna mengatakan, sangat mendukung rencana tersebut sebagai bentuk untuk melakukan pengelolaan limbah industri agar lebih baik.

Dirinya menuturkan, sejak 2014 lalu pihaknya telah meminta industri agar mengolah limbahnya dengan baik dan sesuai aturan yang ditetapkan kementrian lingkungan hidup yaitu dengan menyiapkan instalasi pengolahan air limbah (IPAL)-nya.

”Dulu saat dicanangkannya Citarum Bestari. Tapi sekarang masih banyak yang belum menjalankan IPAL-nya dengan baik namun ada juga yang sudah patuh,” kata Anang. (yan/rie)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan