35

Tenaga Ahli Usulkan Kebijakan Fraksi

Pramudyo
KRITISI: Tenaga ahli fraksi Partai Nasional Demokrat Pramudo S. Hartono saat memaparkan aspira masyakat.

bandungekspres.co.id– Memperjuangkan aspirasi masyarakat di lembaga DPRD, tak lepas dari keberadaan tenaga ahli. Hal itu yang dilakukan DPRD Kota Cimahi, termasuk Fraksi Partai Nasdem.

Pramudyo
KRITISI: Tenaga ahli fraksi Partai Nasional Demokrat Pramudo S. Hartono saat memaparkan aspira masyakat.

Tenaga Ahli Fraksi Fraksi Partai Nasdem DPRD Kota Cimahi Pramudyo S. Hartoyo mengungkapkan, sebagai staf ahli seperti di fraksi lainnya, keberadaan tenaga ahli merupakan personel yang diangkat berdasarkan Surat Keputusan (SK) Sekretaris DPRD sesuai dengan usulan yang diajukan oleh masing-masing Fraksi.

Sejak menjadi tenaga ahli, beberapa hal yang dilakukan olehnya di Fraksi partrai Nasdem adalah lebih memfokuskan pada usulan-usulan yang akan dibawa oleh fraksi didalam pembahasan pemuatan Raperda oleh Panitia Khusus, atas kebijakan Fraksi menyikapi Perda yang akan disahkan di rapat paripurna. ”Kami lebih memfokuskan pada pengawalan pembahasan fungsi legislasi fraksi di DPRD Kota Cimahi,” terangnya, kemarin.

Dijelaskannya, produk Perda yang dihasilkan oleh DPRD dan Pemerintah Kota Cimahi merupakan produk politik yang harus bisa diimplementasikan untuk mengatur kegiatan pemerintahan maupun kemasyarakatan di Kota Cimahi. Sebelum dilakukan pembahasan raperda di panitia khusus, tenaga ahli bersama tim yang juga empat anggota DPRD Kota Cimahi asal Fraksi Nasdem.

”Usulan harus kami sampaikan perkara diterima atau tidak itu meripakan kewenangan dari fraksi dalam mengajukan aspirasi masyarakat,” katanya.

Dia mencontohkan, saat pembahasan Perda tentang pengelolaan zakat, usulan yang disampaikan oleh tenaga ahli fraksi dan tim adalah agar produk Perda yang dihasilkan bisa lebih komprehensif memenuhi keinginan masyarakat yang dikaolaborasikan dengan kebijakan pemerintah daerah.

”Saat pembahasan Perda pengelolaan zakat, Alhamdulillah usulan kami bisa diakomodir oleh Pansus dalam hal ini agar pengelolaan zakat tidak hanya difokuskan di tingkat kelurahan saja. Tapi lebih dioptimalkan supaya pengelolaannya berjalan baik dan zakat yang disalurkan tepat sasaran,” jelasnya. (bun/rie)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.