Rongga Jadi Surganya Motorcross

grass-track-2016
HENDRIK KAPARYADI/BANDUNG EKSPRES
AJANG PENYALURAN BAKAT: Kodim 0609 menggelar Dandim 0609 Grass Track Championsip 2016 sebagai peringatan Hari Sumpah Pemuda dan menyongsong Pahlawan 10 November 2016 mendatang

bandungekspres.co.id, RONGGA – Siapa yang mengira jauhnya Kecamatan Rongga dari pusat pemerintahan dan kota ternyata menyimpan keunggulan yang luar biasa. Ternyata, kecamatan yang hanya terdiri delapan desa ini memiliki struktur lahan yang cocok digunakan untuk motocross.

Bahkan, lokasinya cukup luas dan ekstrim. Serta sangat cocok dijadikan bahan balapan di kalangan profesional. Lokasi tersebut terletak di Desa Bojong. Warga sendiri biasa menamainya Sircuit GRP Bukit Asri.

Komandan Kodim 0609 Cimahi, Letkol Pemuda Leonardi Ginting sengaja menggelar kegiatan tersebut. Bahkan tercatat, sebanyak 150 orang pembalap yang mengikuti Dandim 0609 Grass Track Championsip 2016 sebagai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) TNI.

”Peserta sendiri datang dari berbagai kabupatan/kota di Jawa Barat dan dibagi dalam 15 kelas,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, kegiatan tersebut, sekaligus peringatan Hari Sumpah Pemuda dan Hari Pahlawan yang akan di peringati 10 November 2016, mendatang. Ginting menegaskan, kejuaran untuk menyatukan hati serta niat dan tekad antara Kodim 0609 dengan masyarakat.

”K ami ingin memberikan kontribusi positif bagi para pemuda di Bandung Barat agar tidak terjadi balapan liar,” kata dia.

Diakui olehnya, balapan liar dapat mengancam jiwa mereka dan masyarakat secara luas. Dengan adanya event ini, lanjut dia, dapat menyalurkan bakat serta hasrat mereka untuk adu kecepatan dan kemampuan di atas lintasan sirkuit ini.

Sementara, Sekretaris Daerah (Sekda) Bandung Barat Maman S Sunjaya mengungkapkan, sirkuit ini bisa melahirkan pembalap-pembalap unggul yang akan menjadi kebanggaan Bandung Barat. ”Saya bangga, ternyata di Rongga terdapat sirkuit motocross yang luas seperti ini,” ungkapnya.

Maman juga mengatakan hal yang dengan Letkol Pemuda Leonardi Ginting.  ”Harapan kita muncul para pembalap muda yang mampu memiliki prestasi luar biasa. Dari pada mereka harus balapan liar di jalanan yang bisa mengganggu aktivitas masyarakat,” pungkasnya. (drx/nit)

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR