Potensi Wisata Belum Tergali

2
Piknikers
Bubun Munawar/Cimahi Ekspres
 MENGUNJUNGI: Beberapa anggota de piknikers berdiskusi soal pengembangan wisata di Biro Cimahi Ekspres, kemarin.

bandungekspres.co.id, CIMAHI – Komunitas de Piknikers sebagai salah satu wadah berbagai komunitas menggelar diskusi tentang pengembangan parisiwsata di Kota Cimahi di Kantor Biro Cimahi Ekspres, kemarin (29/8). Dalam diskusi itu, banyak potensi wisata di Cimahi yang belum tergali secara optimal.

Ketua de piknikers, Evi Trisanti menuturkan, berangkat dari kepedulian terhadap Kota Cimahi, komunitas ini muncul. Menurutnya, sudah seharusnya sebagai Pemerintah dan masyarakat bersama-sama menonjolkan potensi yang ada di Kota Cimahi.

”Kami dari de Piknikers memang giat melakukan kegiatan yang berkaitan dengan wisata atau entertaint,” kata Evi saat Media Visit di Biro Cimahi Ekspres, kemarin.

Saat ini, de Piknikers memiliki anggota yang tersebar dibeberapa wilayah di pulau Jawa. ”Awalnya kami berangkat dari Komunitas tembang Indonesia kenangan yang anggotanya tersebar dari Bandung sampai ke Jawa Tengah dan Jawa Timur. Dari kacamata kami sebenarnya Cimahi memiliki potensi yang bagus untuk pengembangan wisatanya,” ujarnya saat kunjungan ke markas Pusdik Armed, belum lama ini.

Selain itu, Kota Cimahi pun terkenal memiliki banyak tempat pendidikan militer. Menurutnya, hal ini bisa digali sebagai salah satu potensi wisata. Apalagi, jika melihat fisik bangunan gedung, masih terlihat asli jaman penjajahan.

”Kalau kita pergi berwisata ke tempat lain, saya rasa nilai edukasinya tidak begitu tinggi dibandingkan dengan berwisata militer, karena banyak keunikan dan nilai hsitoris yang ada didalamnya,” ungkapnya.

Pihaknya pun menyambut baik keterbukaan pihak militer untuk bersama-sama mengembangkan potensi wisata di Kota Cimahi. ”Bukti nyatanya adalah ketika Pusdik Armed membuka pintu bagi puluhan anggota Tjimahi Heritage melakukan jelajah sejarah di sana. Ternyata mereka sangat terbuka, bahkan kami bisa melihat secara langsung apa yang ada di dalam gedung dan mendapatkan edukasi soal sejarah dan pernak-pernik tentang artileri,” pungkasnya. (bun/asp)

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here