Polytron Optimistis Pertumbuhan Naik di 2017

4
POLYTRON FOR BANDUNG EKSPRES
UNGGULAN: Seorang sales promotion girl menunjukan smartphone Polytron. Perusahaan dalam negeri ini terus tumbuh di tengah gempuran barang-barang elektronik asal Jepang dan Tiongkok, terutama di pasar smartphone yang sedang booming.

bandungekspres.co.id, USAHANYA yang dimulai dengan memproduksi televisi tabung sekitar empat puluh tahun lalu, kini telah sukses berkembang. Berbagai tantangan berat dilaluinya, termasuk kondisi krisis ekonomi tahun 1998 pernah dilakoninya.

Perjuangan yang dimulai dari titik nol, dari perusahaan kecil yang berlokasi di Kudus, perlahan bergerak. Segala persaingan pun dilaluinya. Di masa gejolak tingginya persaingan dari Negara Eropa, Polytron tetap tegak, berselang beberapa tahun kemudian gencar masuknya produk dari negeri Matahari Terbit, tak berapa lama muncul perangkat dari negeri Ginseng, dan kini bersaing dengan produk dari negeri Tirai Bambu.

Semua dilaluinya dengan berjuang dan berjiwa besar.  Semangat inovasi dan percaya diri yang menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi keberhasilan perkembangannya. Ekspansi selalu dilakukannya dengan menciptakan barang yang berkualitas dengan inovasi, peningkatan teknologi dan berusaha terdepan baik dari segi produk, kualitas, kuantitas dan layanan purna jual.

Tekno Wibowo selaku Marketing Director dari Polytron mengatakan, perkembangan teknologi digital saat ini berkembang sangat pesat. Polytron menyiasati peluang tersebut pada perangkat elektroniknya. Era digital dianggap telah membuat manusia memasuki gaya hidup baru yang lebih mudah dan praktis.

Pada mesin cuci Zeromatic Belleza, perabot ini memberikan kemudahan pada penggunanya, Easy to Operate yang disematkan didalamnya cukup dengan satu sentuhan dan proses mencuci pun langsung berjalan, dimulai dari menimbang beban cucian secara otomatis, menentukan kebutuhan air, pembilasan hingga pengeringan sehingga lebih hemat air dan listrik.

Fitur layar sentuhnya juga dilengkapi dengan MO-TO Control (Move by Touch) dan Proximity Sensor di mana lampu panel akan menyala lebih terang saat panel disentuh dan dioperasikan.

”Untuk 2017, target produksi elektronik secara keseluruhan di patok naik 15 persen. Hal tersebut berimbang dengan proyeksi pertumbuhannya 15 persen untuk lini elektronik dan smartphone. Walaupun untuk lini home appliances Polytron percaya diri pertumbuhan bakal lebih baik, namun Polytron tidak terlalu memasang patok terlalu tinggi, mengingat tahun depan Indonesia akan diramaikan dengan Pilkada” tutup Tekno.

Shasa Eva Marisah, selaku PR dari Polytron menambahkan, Zeromatic Belleza sangat sempurna dengan adanya fitur/program baru dalam mencuci yaitu untuk mencuci baju batik dan baby wear. ”Sehingga pengguna kini tidak perlu khawatir lagi baju batik mahal kesayangannya rusak atau pakaian bayi menjadi kasar,” ujar Sasha.

Pada smartphone terbarunya pun dirilis dengan fitur yang canggih. Prime 7S hadir dengan desain body tipis yang elegan, dengan memadukan dual glass body dan metal frame, sehingga membuat smartphone ini sangat nyaman untuk digenggam.

Selain itu, smart luxury phone Prime 7S juga dilengkapi dengan rear camera 16 megapixel serta didukung oleh fitur ISOCELL dengan two tone flash yang mampu menghasilkan foto terbaik dengan warna natural meskipun saat berada di area yang minim cahaya.

Gambar yang diambil dengan kamera canggih Prime 7S juga jernih dan fokus dengan bantuan fitur phase detection auto-focus technology (PDAF) yang menangkap fokus target yang bergerak, dengan lebih cepat dan lebih akurat dalam kurang dari 0,3 detik.

Dalam waktu dekat Polytron akan merilis kepasaran tipe terbaru pada kulkas Belleza, ini merupakan bentuk inovasi, ekspansi dan eksistensi Polytron demi menciptakan elektronik yang ramah sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia.

Sedangkan untuk produk smartphone di tahun 2017, Polytron juga akan lebih berkonsentrasi. Semua handphone milik Polytron telah di produksi di Indonesia. Harapannya tahun depan dapat meningkatkan produksi menjadi sekitar lima juta unit handphone per tahun. (rls)

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here