Penjualan All New Honda BeAT eSP Meroket

bandungekspres.co.id, BANDUNG – Sejak dirilis pertengahan Agustus 2016 lalu, kehadiran All New Honda BeAT eSP semakin mendapatkan perhatian dari masyarakat khususnya di Jawa Barat. Sambutan masyarakat terhadap produk skutik Honda tersebut ditandai dengan semakin meningkatnya volume penjualan All New Honda BeAT eSP yang mengusung sejumlah teknologi baru.

PT Daya Adicipta Motora (DAM) sebagai distributor sepeda motor dan suku cadang Honda di Jawa Barat mencatatkan pertumbuhan sebesar 37 persen penjualan All New Honda BeAT eSP di Jawa Barat.

General Manager Sales, Marketing & Logistik DAM Lerri Gunawan menjelaskan, All New Honda BeAT eSP mencatat volume penjualan di bulan September sebanyak 35.126 unit, tumbuh 37 persen dibandingkan sales volume Agustus sebesar 25.672 unit. Secara akumulatif,  2 bulan semenjak dirilis, All New Honda eSP telah menorehkan penjualan sebesar 60. 798 unit.

”Besarnya penjualan Honda BeAT eSP merupakan bukti nyata produk yang baru dirilis Agustus lalu semakin dicintai dan menjadi pilihan masyarakat untuk menjadi modal transportasi ke sekolah, kampus, dan kantor maupun kegiatan lainnya,” ujar Leri.

All New Honda BeAT eSP dikembangkan dengan konsep ’Pas’ dengan tiga kata kunci, yaitu ukurannya pas (ramping dan compact sehingga mudah dikendalikan dan digunakan), gayanya pas (bentuk yang tajam dan sporty) yang melebihi harapan para konsumen, dan fiturnya pas.

All New Honda BeAT eSP hadir dengan desain sisi muka bergaris tajam agresif dan lampu sein yang semakin memperkuat tampilannya. Penyematan LCD di speedometer menghadirkan kesan yang mewah, apalagi kini dilengkapi dengan fitur baru ECO Indicator yang akan menampilkan tanda berkendara secara irit. Velg juga menggunakan desain baru yang kuat dan ringan dengan ban tubeless.

All New Honda BeAT eSP juga menghadirkan desain dan frame terbaru yang lebih ringan untuk memberikan kemudahan saat berkendara secara cepat dan ringan.  Kapasitas fuel tank lebih besar hingga 4 liter mampu menghadirkan kemampuan jelajah lebih jauh hingga 236 km setelah dilakukan pengisian bahan bakar secara penuh. Untuk menghadirkan kondisi berkendara lebih ringan dan jarak pandang pengendara, dilakukan penyesuaian posisi stang yang lebih rendah ke arah depan untuk menghadirkan posisi berkendara terbaik.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan