Para Pelatih Tenar Non-Job

bandungekspres.co.id, Membawa klub menjuarai Premier League sudah pernah dilakukan. Naik podium di kejuaraan Eropa meski sekaliber Piala Intertoto pun masuk dalam curriculum vitae-nya. Lalu, apa yang masih kurang dari Manuel Pellegrini sehingga dalam 71 hari terakhir menjadi pengangguran setelah dia menuntaskan eranya di Manchester City per 15 Mei?

––––

Padahal sebelum kontraknya di The Citizens – julukan City – berakhir, tawaran-tawaran prestise mengalir kepadanya. Bahkan, tawaran menjadi pengganti Jorge Sampaoli sebagai pelatih di timnas Cile  pun dia tolak. Cile itu negara Pellegrini sendiri. ’’Saya masih ingin merasakan laga di hari Minggu, saya masih ingin melatih di klub,” ungkap Pellegrini, saat diwawancarai Fox Sport Chile.

Melatih klub? Klub macam apa yang diinginkan El Ingeniero (Si Insinyur) – julukan Pellegrini?  Karena selain La Roja – julukan timnas Cile, klub-klub di Premier League dalam satu bulan terakhir ini  banyak yang melayangkan tawaran kepadanya. Southampton dia tolak. Begitu juga dengan Sunderland setelah ditinggalkan Sam Allardyce menjadi pelatih timnas Inggris.

Pellegrini ternyata punya standar tersendiri untuk menentukan ke klub mana dia akan berlabuh. Dilansir dari Soccerway, pelatih berusia 62 tahun itu tidak mau terbangun dari mimpi-mimpi indahnya ketika di City. Membesut klub papan atas Premier League dan dapat merasakan serunya atmosfer Liga Champions.

Makanya Pellegrini lebih nyaman dengan status non job ketimbang harus bersusah payah untuk membangun klub-klub papan tengah dan papan bawah seperti Soton dan Sunderland. ’’Tiga musim saya di Inggris terlalu indah untuk dilupakan. So saya ingin tetap bertahan di dalam persaingan di level atas,”  ungkapnya. Selain City, Pellegrini juga pernah menangani Real Madrid, Malaga dan Villarreal.

Pellegrini bukan satu-satunya pelatih tenar yang masih belum menentukan pilihannya di musim panas ini. Dari sesama pelatih klub Premier League musim lalu, Louis van Gaal dan Guus Hiddink saja masih menganggur. Dari klub luar Premier League, Laurent Blanc yang sukses melesatkan Paris Saint-Germain hattrick juara Ligue 1 juga belum laku.

Alasannya pun hampir seragam. Pilih-pilih calon klub atau tim yang mengajukan penawaran. Di dalam kasus ini, Van Gaal termasuk yang kebangetan. Belgia setelah gagal di Euro 2016 memecat Marc Wilmots. Nah, nama LvG – inisial Van Gaal – menjadi calon terdepan untuk mengisi posisi lowong itu. Tapi, apa jawabannya?

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan