Manchester United vs Manchester City: Demi Harga Diri

bandungekspres.co.id, MANCHESTER – ”Fokus kami ada di Premier League akhir pekan ini,” ungkap pelatih Manchester United Jose Mourinho, dalam sebuah wawancara dengan MUTV. Ungkapan Mourinho tersebut menjadi penanda bahwa Setan Merah tidak akan all out saat bermain dalam babak keempat Piala Liga.

Sekalipun, yang dihadapi Michael Carrick dkk di Old Trafford, Manchester, pada dini hari nanti WIB adalah rival sekotanya, Manchester City. Ini adalah lawatan ke Old Trafford kedua yang dilakukan The Citizens – julukan City – setelah 10 September lalu menjadi pemenang di Theatre Of Dreams – sebutan lain Old Trafford.

”Ini harus kami lakukan. Karena kami sedang dalam periode yang sulit. Di pekan lalu kami sudah kehilangan poin. Bahkan, di saat kami main fenomenal, tetap saja kami kehilangan poin seperti saat melawan Stoke (2/10),” lanjut pelatih berjuluk The Special One itu. Akhir pekan ini United melawan Burnley di Old Trafford (29/10).

Nah, dengan sinyal dari Mourinho itulah yang harus dimanfaatkan City agar bisa mempecundangi Old Trafford dua kali beruntun dalam waktu kurang dari dua bulan. Itu tidak pernah dilakukan klub milik Sheikh Mansour itu dalam sejarah panjang 135 tahun derby Manchester.

Selain itu, hanya dengan kemenangan di Old Trafford-lah yang bisa menjadi harga diri bagi City di era Josep Guardiola ini. Apalagi, City sedang paceklik kemenangan dari lima pertandingan terakhirnya di segala ajang. Rekornya, tiga kali tertahan, lalu dua laga sisanya berakhir dengan kekalahan.

”Kami tidak memedulikan apa kata mereka (United, Red) kalau ini (Piala Liga) adalah kompetisi kasta keempat. Bagi kami ini laga yang penuh makna,” ungkap kapten Vincent Kompany dikutip The Independent.

Ada dua alasan mengapa bek tengah yang baru main full time musim ini tersebut menganggap derby ini penting.  Selain untuk memutus paceklik tiga angka, ini juga menjadi penjaga harga diri tim juara bertahan di turnamen berusia 56 tahun itu.

”Kami harus move on, kami harus dapat mengembalikan kemampuan terbaik kami. Saya merasa, semua tinggal menunggu waktu saja,” koar Kompany.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan