25

Dede Yusuf Serap Aspirasi Masyarakat

dede yusuf
YULLY S. YULIANTI/BANDUNG EKSPRES BERDIALOG: Anggota DPR RI Dede M. Yusuf saat menggelar Serap Aspirasi Masyarakat di Madrasah Ukhuwah Sabtu (25/6).

bandungekspres.co.id, MARGAASIH – Anggota DPR RI H. Dede Yusuf M. Effendi melaksanakan Kunjungan Kerja Daerah Pemilihan (Kundapil) anggota DPR RI dalam bentuk serap aspirasi masyarakat di Madrasah Ukhuwah, Margaasih Resident, RT 09/10, Desa Lagadar, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung, Sabtu (25/6). Acara tersebut diisi kegiatan dialog Serap Aspirasi, Pemberian Santunan Anak Yatim, Wakaf Alquran dan Buka Puasa Bersama.

Dede Yusuf berdialog mendengarkan aspirasi masyarakat terkait pelayanan kesehatan BPJS serta kondisi perekonomian warga. Dede pun memberi penjelasan tentang kepuasan mayarakat terhadap BPJS serta kehawatiran kepada pemerintah tentang dibukanya secara lebar visa masuknya tenaga kerja asing.

”Mengenai kepuasan masyarakat atas BPJS Kesehatan ini telah mencapai 80 persen. Dan setiap tahun memang terus meningkat 12 sampai 14 persen. Sedangkan sisanya 20 persen, yang masih harus diperbaiki,” kata Dede saat diwawancara kemarin (27/6).

Dede mengungkapkan, ketidakpuasan terhadap BPJS Kesehatan tersebut berkaitan dengan pengetahuan sebagian warga yang masih terbatas mengenai jaminan kesehatan nasional. Karena kebanyakan warga tidak mau mengantre terlalu lama untuk berobat.

Selain itu, lanjut Dede, jumlah peserta membludak tetapi tenaga medis sedikit. Ini berdampak terhadap antrean panjang dan pelayanan, jadinya dinilai tidak terlalu baik. ”Dokter juga kan manusia, wajar kalau terjadi antrean. Yang penting semua peserta membayar premi,” ungkapnya.

Dia pun menegaskan, pihaknya akan mendorong penambahan jumlah tenaga medis untuk melayani peserta BPJS Kesehatan. ”Ditargetkan, tahun depan angka kepuasan masyarakat terhadap BPJS Kesehatan mencapai 92 persen,” tegasnya.

Dede menambahkan, pada kegiatan tersebut pun disampaikan terkait sejumlah kebijakan pemerintah, seperti pemberian gaji ke-13 pegawai negeri sipil (PNS) dan tunjangan hari raya (THR).

Lebih lanjut Panitia Kerja (Panja) Komisi IX DPR RI meminta pemerintah mewaspadai serbuan tenaga kerja asing yang mulai masuk ke tanah air. Para tenaga kerja asing, khususnya asal Tiongkok ini lambat laun bakal menggerus tenaga kerja lokal, karena mereka memasuki bidang-bidang pekerjaan non-spesifik.

Usai kegiatan, Dede Yusuf pun memberikan santunan kepada puluhan anak yatim dan menyerahkan wakaf 20 eksemplar salinan Alquran di Masjid Ukhuwwah dan buka puasa bersama masyarakat sekitar. (yul/fik)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.